Jalan di IKN Nusantara Didesain Anti Mainstream, Ada Tol Lintasi Teluk

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Infrastruktur jalan sangat diperlukan untuk menunjang konektivitas transportasi darat di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana pembangunan jalan. Mulai dari jalan umum hingga jalan tol.

Sebagaimana dikatakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga, bahwa infrastruktur dasar akan dibangun lebih dulu di IKN Nusantara.

Pembangunan alan akses dan logistik merupakan satu dari infrastruktur dasar selainsumber daya air (SDA), hingga Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Namun, pembangunannya akan dilakukan secara beriringan, dimulai dari aspek prioritas. Sementara konstruksinya tergantung metode pelaksanaan serta dari segi pembiayaan.

“Iya kita harapkan, karena ada target 2024 (pemindahan IKN), kita harapkan bisa dimulai (pembangunan infrastruktur dasar) tahun 2022 ini,” jelas Danis kepada Kompas.com, Selasa (18/01/2022).

Hal ini juga tertuang dalam dokumen Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR berjudul Urban Design Development KIPP IKN.

Sebelumnya perlu diketahui, wilayah IKN Nusantara terbagi dalam tiga zona. KIPP IKN, Kawasan IKN (K-IKN), dan Kawasan Pengembangan IKN (KP-IKN).

Menyinggung soal rencana konektivitas transportasi IKN Nusantara, salah satu pembangunan infrastruktur jalan yang menonjol yakni Tol Bandara Sepinggan-KIPP.

Jalan tol ini membentang sepanjang 47,63 kilometer. Mulai dari Bandara Sepinggan di Balikpapan (berada di luar wilayah IKN) hingga pintu masuk ke KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Ruas Tol Bandara Sepinggan-KIPP IKN juga akan melintasi Teluk Balikpapan. Namun, tidak disebutkan jenis konstruksi yang akan digunakan untuk melintasi air.

Di sisi lain, sebagian ruas tol ini ada yang tersambung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Tepatnya beberapa kilometer dari Exit Tol Mulawarman.
Selain itu, ruas tol ini juga akan tersambung hingga melewati Pulau Balang. Karena rencananya akan ada Bandara VVIP di Kabupaten PPU yang berada di luar wilayah IKN.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Bandara Sepinggan-KIPP akan membuat waktu tempuh 30 menit dengan estimasi kecepatan 80-100 kilometer per jam.

Tak sampai di situ, pemerintah juga berencana membuat Jalan Inner Ring Road KIPP IKN dan Jalan Outer Ring Road KIPP IKN.

Berdasarkan peta di dalam dokumen, Jalan Inner Ring Road KIPP IKN akan mengelilingi bagian dalam KIPP IKN hingga ke zona K-IKN.

Jalan ini terhubung dengan ruas Tol Bandara Sepinggan-KIPP IKN, Jalan Outer Ring Road KIPP IKN, kemudian jalan provinsi dan PT ITCI Hutani Manunggal (IHM).

Sementara untuk Jalan Outer Ring Road KIPP IKN, lokasinya berada di K-IKN. Mengelilingi bagian luar KIPP IKN.

Nantinya juga akan terhubung dengan ruas Tol Bandara Sepinggan-KIPP IKN, Jalan Inner Ring Road KIPP IKN, kemudian jalan provinsi dan PT ITCI Hutani Manunggal (IHM).

Adapun terkait jadwal pembangunan jalan, rehabilitasi jalan akses dermaga PT IHM dilakukan pada semester kedua 2021.

Kemudian, jalan kerja lingkar KIPP mulai konstruksi semester kedua 2021 hingga akhir 2022.

Selanjutnya, pembangunan jalan akses menuju Istana Presiden mulai konstruksi semester kedua 2021 hingga semester pertama 2023.

Terakhir, tol akses IKN mulai didesain dan konstruksi semester pertama 2022 hingga semester pertama 2024 mendatang.

 

You may also like

Comments are closed.

More in Jalan