Alat berat melintasi terowongan jalan tol Cisumdawu di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/5/2019). Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Perhubungan akan membuka sebagian ruas Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 5 kilometer secara fungsional pada arus mudik Lebaran 2019 bagi pemudik yang akan menuju Subang, dan Cirebon via Sumedang Utara. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

Dosen UNJ Terjun ke Subang, Perkuat Spiritualitas

INDOWORK.ID, JAKARTA: Universita Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan Pengabdian Masyarakat  Desa Binaan Kolaboratif di Desa Cisaat, Kec. Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat (02/06). Mengapa pilih Subang?

Fakultas Ilmu Sosial Prodi Pendidikan Agama Islam  yang mewakili UNJ menerjunkan dosen Pendidikan Agama Islam terjun ke masyarakat untuk memberikan edukasi tentang  Pendampingan penguatan  nilai-nilai religius pada masayarakat desa wisata edukasi Cisaat  kecamatan Ciater Kabupaten Subang.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga berkolaborasi dengan dosen Teknik Lingkungan Institut Kesehatan dan Teknologi Jakarta (IKTJ DKI).

Pelibatan masyarakat pada kegiatan ini berjumlah 30 orang meliputi ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu rumah tangga dan pemuda.

KOLABORASI PENDAMPINGAN

FIRDAUS WAJDI

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Sosial  Firdaus Wajdi, dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa  Prodi PAI akan terus berkolaborasi untuk melakukan  pendampingan dan penguatan nilai-nilai religius,  sehingga masyarakat desa Cisaat yang mayoritas beragama Islam dapat menjaga identitas keislaman dan kearifan lokal sebagai desa Wisata Edukasi.

Gayung bersambut, Suryana selaku Kepala Desa  Cisaat menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada dosen Prodi Pai yang berkenan melakukan pengabdian kepada masyarakatnya yang mayoritas musli, harapannya  kedepan dapat membantu mengembangkan pendidikan berbasis keislaman di desa Cisaat.

Kegiatan dilanjutkan dengan edukasi oleh dosen Pendidikan Agama Islam Sadullah. Ia menyampaikan materi tentang Keshalehan sosial masyarakat. Dilanjutkan oleh Mushlihin, memperkuat peran masyarakat  melalui nilai spriritualitas dalam mengembangkan enterpreneurship wisata. M. Ridwan Effendi, juga menyampaikan penguatan materi program muslim Friendly Tourism dalam kegiatan keagamaan.

RUMAH RAMAH LINGKUNGAN

Selanjutnya Rihlah Nur Aulia, memperkuat masyarakat melalui  tema manajemen peran masyarakat muslim dalam mewujudkan rumah ramah lingkungan ( Eco-Friendly house), berkolaborasi dengan Faisal M. Jasin, dari Institut Kesehatan dan Teknologi PKP Jakarta prodi Teknik Lingkungan, menyampaikan materi tentang pengelolaan lingkungan melalui bank sampah dalam membangun ekowisata didesa wisata edukasi cisaat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditutup dengan penyerahan cinderamata 1000 bibit pohon jati Kepada Kepala desa dan masyarakat yang akan ditanam sebagai bentuk kepedulian dan pelestarian lingkungan desa wisata Cisaat.

You may also like

Comments are closed.

More in Headline