PLN akan Kembangkan 21 Proyek Energi Baru Terbarukan pada 2022

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: PT PLN akan mengembangkan sekitar 21 proyek energi baru terbarukan pada tahun 2022. Diperkirakan proyek tersebut akan memiliki kapasitas sebesar 1,1 gigawatt.

Adapun proyek tersebut bertujuan untuk mempercepat transisi energi dan meningkatkan porsi energi bersih dalam bauran energi nasional.

Wiluyo Kusdwiharto selaku Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan menjelaskan bahwa pembangunan pembangkit tersebut mengacu pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Sementara itu, dalam pengembangan 21 proyek energi tersebut, akan ada pembangkit listrik tenaga air atau minihidro (PLTA/M) berkapasitas 490 MW di Sumatera, Sulawesi dan Jawa. Juga ada pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dengan kapasitas 195 MW.

Kemudian ada pula pembangkit listrik tenaga bioenergi (PLTBio) yang memiliki kapasitas mencapai 20 MW. PLN juga mendorong penggunaan energi surta di sejumlah kepulauan. Juga pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) sebesar 500 MW, dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).

Wiluyo menambahkan untuk 2021, PLN menargetkan dapat tambahan kapasitas terpasang dari 13 PLTM yang memiliki kapasitas sekitar 71,9 MW.

You may also like

Comments are closed.

More in Properti