Tol Palembang-Indralaya Penghubung Intrawilayah Sumatera Selatan

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Ruas Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer merupakan salah satu tonggak awal bagi JTTS. Ruas ini memiliki peran vital sebagai jembatan lalu lintas di Provinsi Sumatra Selatan yang menghubungkan pusat perkotaan dengan daerah satelit.

Ruas ini juga merangsang kehadiran kawasan industri di sekitar Pelabuhan Tanjung Api-Api. Kehadiran Ruas Tol Palembang-Indralaya pun berdampak terhadap arus distribusi barang maupun orang intrawilayah Sumatra Selatan.

Sebagai pijakan awal, perampungan Ruas Tol Palembang-Indralaya yang kemudian tersambung dengan Ruas Tol Palembang-Kayu Agung dan Pematang Panggang-Kayu Agung di wilayah Sumatra Selatan, telah menghubungkan sentra industri maupun kawasan perkebunan karet dan sawit, pusat perkotaan, serta pelabuhan.

Saat ini, Ruas Tol Palembang-Indralaya telah beroperasi secara penuh. Proses pembangunan memakan waktu hingga tiga tahun sejak 2015, sebelumnya memang telah diresmikan untuk Seksi I (Palembang-Pamulutan) pada Oktober 2017 oleh Presiden Joko Widodo.

Hadirnya Jalan Tol ini menjadi akses penghubung arus transportasi kendaraan Golongan I, II, III, IV, dan V yang terintegrasi dengan Pelabuhan Tanjung Api-Api di pesisir Timur Provinsi Sumatra Selatan, serta Pelabuhan Bakauheni.

Dengan hadirnya jalan tol ini sangat membantu percepatan konektivitas lalu lintas kendaraan yang melintas dari Jawa menuju Sumatra, begitupun sebaliknya.

Manfaat yang besar

Ruas Tol Palembang-Indralaya memiliki manfaat besar sebagai akses pergerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatra Selatan dan menciptakan pusat ekonomi baru. Manfaat lain yang dirasakan ialah jalan tol ini juga dapat memperlancar jalur logistik, memangkas biaya angkutan logistik, dan mempercepat waktu tempuh pengiriman barang.

Efektivitas jalan tol inipun setidaknya telah dirasakan masyarakat. Terlebih lagi, kelak ruas ini akan tersambung dengan tol Indralaya- Muara Enim. Setidaknya, keberadaan Ruas Tol Palembang-Indralaya merupakan langkah antisipatif untuk mengurai kemacetan lalu di Sumatra Selatan.

Keberadaan Ruas Tol Palembang-Indralaya ini menyingkat jarak dan waktu tempuh yang menghubungkan Kota Palembang dan wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Jika melalui jalan nasional, jarak tempuh itu mencapai 32 kilometer, sedangkan keberadaan tol memangkas jarak tersebut hingga 10 kilometer, menjadi 21,9 kilometer.

Karena itu, Ruas Tol Palembang-Indralaya inipun membuat waktu tempuh lebih hemat. Secara rinci, Ruas Tol Palembang-Indralaya memiliki jalan utama sepanjang 21,93 kilometer, dan panjang jalan akses 2,52 kilometer. Ruas ini memiliki jalur (2 x 3) pada tahap akhir, dengan lebar jalur masing-masing 3,6 meter, lebar bahu luar 3,0 meter, lebar bahu dalam 1,5 meter serta lebar median 2,5 meter.

You may also like

Comments are closed.