Pengawet, Terobosan Baru Mudahkan UMKM di Setu Babakan

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Bermacam-macam pengawet makanan yang biasa ditemukan padai kemasan biasanya tidak sengaja dimakan oleh anak kecil. Hal itu berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Itulah pembahasan yang tim peneliti polimedia yang dibagiakan kepada para peserta workshop Pengembangan Potensi Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Optimalisasi dan Diseminasi Hasil Program Riset Keilmuan Terapan Dosen-PT Vokasi Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta di kawasan Setu Babakan, Srengsengsawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Agustus 2022.

UNSUR KEBARUAN

TIPRI ROSE KARTIKA (KANAN)

Ditinjau dari beberapa segi, penelitian ini memiliki kebaruan dalam segi material dan teknologi.

Pertama, penggunaan serat nata de coco sebagai bahan utama kemasan makanan merupakan terobosan baru, yakni membuat kemasan makanan dari bahan yang dapat dimakan serta ramah lingkungan.

Kedua, belum pernah ada yang melaporkan bahwa nata de coco dapat digunakan sebagai active packaging untuk menyerap kelembapan guna memperpanjang umur simpan makanan. Artinya, dari segi aplikasi nata de coco maka kajian aplikasinya bertambah luas.

Ketiga, dari segi terobosan teknologi, pada penelitian ini menawarkan teknologi yang sederhana, mudah dan murah sehingga cocok diterapkan dalam industri skala menengah serta UMKM.

DIAPLIKASIKAN DI SETU BABAKAN

TIPRI ROSE KARTIKA BERSAMA PENELITI POLIMEDIA

Pengawet ini nantinya akan diaplikasikan di wilayah UMKM Setu Babakan. Pengawet ini bisa dijadikan alternatif lain bagi para pelaku UMKM untuk mengurangi biaya dan sebagai pengawet yang ramah lingkungan.

Kerja sama penelitian ini ditandatangani oleh Direktur Polimedia Tipri Rose Kartika dan Kepala UPK PBB Imron Yunus yang disaksikan oleh Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan Pupla Dirdjaja dan Anggota Forum Jibang PBB Lahyanto Nadie.

Penelitian ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam permasalahan bahan pengawet, dengan pengawet ini diharapkan menjadi inovasi baru yang ekonomis.

You may also like

Comments are closed.

More in Bisnis