Piala Dunia 2026, Negara yang Saya Kunjungi Lolos ke Babak Gugur
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Kini Piala Dunia 2026 datang. Tiga negara yang dulu saya singgahi - Meksiko, Brasil, Argentina - kembali berlaga. Dan anehnya, setiap kali bendera mereka berkibar, yang muncul di kepala saya bukan data ekonomi, tapi rasa.
Me
Mesir lebih aktif menyerang dari berbagai sisi, termasuk mengandalkan Mohammad Salah (Liverpool) di kanan dan Omar Marmoush (Manchester City) di sisi kiri. Gol yang diciptakan Mostafa Zico pada babak kedua, berasal dari gebrakan dari sayap kanan, bek kanan Mohammad Hany mengirim umpan lambung ke tengah, dan disambut sundulan kepala Zico.
Sudah lebih dari 13 tahun saya tak menginjakkan kaki di Eropa. Tapi Piala Dunia 2026 mengembalikan semuanya. Lewat layar kaca, saya kembali berjalan di kanal Amsterdam, menatap Eiffel saat lampu-lampunya berkelip, mencicip wafel hangat di Brussel, dan mendengar denting jam di Zurich.
Tiga hari menjelang HUT ke-499 Jakarta, Jumat 19 Juni 2026, di Aula Ali Sadikin, Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, digelar peluncuran buku Djali-Djali Bintang Kedjora: Setangkle Cerita Sejarah & Budaya ~ Betawi, Batavia, Jakarta karya Chairil Gibran Ramadhan, budayawan-sastrawan asal Pondok Pinang, Jaksel.
Perjalanan ke empat negara Asia peserta Piala Dunia 2026 yang pernah saya singgahi punya kesan tersendiri dan ada ikatan emosional. Keempat negara tersebut adalah Korea Selatan, Jepang, Saudi Arabia, dan Qatar.