BTN Tunggu Aturan Pelaksana KPR FLPP Tenor 40 Tahun
PT Bank Tabungan Negara belum menjalankan skema KPR FLPP dengan tenor hingga 40 tahun karena masih menunggu peraturan pelaksanaan dari BP Tapera.
SKANDAL! Dapur Makan Bergizi Gratis di Jagakarsa Bakar Sampah, Ancam Kesehatan Ribuan Anak
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Slogan "Makan Bergizi Gratis" berubah menjadi lelucon pahit. Sebuah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Haji Sibi No. 2, Kampung Sawah, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan tertangkap kamera melakukan praktik yang membahayakan: membakar sampah di halaman tempat produksi makanan.
Padahal di teras gedung yang sama, ratusan kotak makan stainless ditumpuk terbuka, siap didistribusikan ke sekolah-sekolah. Di dindingnya terpampang spanduk besar BGN dan foto pejabat negara.
Ini bukan kelalaian. Ini pembiaran.

Ancam Kesehatan Anak
Lihat fotonya. Rumput kering, tanah gersang, sampah plastik, dan bekas bakaran hitam. Asap dari pembakaran sampah mengandung dioksin, furan, dan partikel PM2.5.
Pertanyaannya: Mau dikasih makan apa anak-anak kita?
Makanan bergizi yang sudah terkontaminasi racun sejak dari dapurnya? "Ini kejahatan. Titik. Anda tidak bisa bicara gizi sambil meracuni lewat udara," kata seorang pakar kesehatan lingkungan yang kami hubungi.
Permalukan Program Negara
Negara menggelontorkan anggaran triliunan untuk MBG. Tujuannya mulia: cegah stunting, tingkatkan gizi.
Tapi lihatlah wajah SPPG di Jagakarsa. Tanpa pagar, tanpa standar, tanpa rasa malu. Karung beras dan sayur ditaruh begitu saja di lantai kotor. Motor parkir sembarangan. Sampah dibakar di depan dapur.
Ini bukan SPPG. Ini dapur umum abal-abal yang menumpang nama negara.
Mana Pengawasan BGN?
Di mana fungsi kontrol Badan Gizi Nasional?
Apakah SOP sanitasi hanya jadi pajangan di Jakarta? Apakah petugas hanya datang saat foto dan seremonial saja?
BGN tidak bisa cuci tangan. Setiap SPPG adalah tanggung jawab BGN. Jika 1 titik di Jakarta Selatan saja sudah seperti ini, bagaimana dengan 3.000 titik lain di seluruh Indonesia?
https://indowork.id/files/2026/08/WhatsApp-Video-2026-08-05-at-09.14.42.mp4
Kami Tuntut:
Tutup sementara SPPG Haji Sibi No. 2 untuk audit menyeluruh oleh Kemenkes dan BPN.
Evaluasi semua pengelola SPPG di Jakarta. Pecat yang tidak kompeten.Permintaan maaf terbuka dari BGN kepada orang tua murid di Jagakarsa.
Program MBG tidak boleh gagal karena kebodohan di lapangan.
Jangan sampai sejarah mencatat: negara bangkrut bukan karena korupsi, tapi karena gagal mengelola dapur sendiri.
Cukup sudah anak-anak kita jadi kelinci percobaan.
Mau gizi? Bersihkan dulu dapurnya!
Jakarta, 3 Agustus 2026
PT Bank Tabungan Negara belum menjalankan skema KPR FLPP dengan tenor hingga 40 tahun karena masih menunggu peraturan pelaksanaan dari BP Tapera.
BP Tapera mencatat penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan mencapai 140.965 unit rumah senilai Rp17,5 triliun hingga 1 September 2026, atau baru 40,3 persen dari target tahun ini sebanyak 350.000 unit.
Pemerintah memperpanjang tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi hingga 40 tahun untuk menekan cicilan masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini memperlebar akses pembiayaan perumahan, tetapi belum sepenuhnya menjawab persoalan daya beli, lokasi hunian, dan kemampuan calon debitur memenuhi persyaratan kredit.