Dapur MBG Jagakarsa 008 Membakar Sampah di Halaman, Inilah Gambarnya
SKANDAL! Dapur Makan Bergizi Gratis di Jagakarsa Bakar Sampah, Ancam Kesehatan Ribuan Anak
SKANDAL! Dapur Makan Bergizi Gratis di Jagakarsa Bakar Sampah, Ancam Kesehatan Ribuan Anak
Di tengah maraknya pengibaran Bendera Merah Putih menyambut HUT ke-80 RI, masih ditemukan tempat usaha layanan publik yang belum memasang simbol negara. Salah satunya adalah Dapur MBG di yang hingga awal Agustus belum terlihat memasang bendera.
Read MoreTUTUP SEGERA SPPG 008 Jagakarsa sesuai pernyataan Badan Gizi Nasional tentang sanksi tegas bagi pelanggar sanitasi.
Read MorePenyaluran kredit pemilikan rumah atau KPR perbankan terus menunjukkan perlambatan hingga pertengahan 2026. Tekanan daya beli masyarakat, suku bunga yang masih tinggi, serta sikap hati-hati perbankan diperkirakan membuat pertumbuhan KPR belum akan pulih signifikan hingga akhir tahun.
Read MorePT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta menertibkan puluhan lapak dan bangunan liar di sepanjang jalur Stasiun Pasar Senen-Pasar Gaplok. Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api agar tetap steril, aman, dan tidak mengganggu perjalanan kereta.
Read MoreDapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Jagakarsa 008 yang mengabaikan kebersihan sangat berisiko bagi kesehatan dan lingkungan. Pemerintah telah menerapkan sanksi tegas hingga penutupan bagi pengelola yang melanggar standar sanitasi. Warga meminta dapur milik politisi Partai Gerindra Wahyu Dewanto segera ditutup.
Read MoreWarga Kampung Sawah melakukan protes keras atas beroperasinya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Jagakarsa 008 yang berlokasi di RT. 001 RW 002, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dapur tersebut milik Yayasan Generasi Emas Bangsa SPPG 008 Jagakarsa yang diketuai oleh Firli Ibrahim, terkait dengan Anggota DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto.
Read MoreBadan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaporkan realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025 sebanyak 278.868 unit rumah. Angka ini setara dengan nilai Rp 34,64 triliun.
Read MoreRerum nihil id labore magnam quia. Aut reprehenderit voluptatibus doloremque ut.
Read More