Hutama Karya Serius Tentang Aspek Lingkungan

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Selama proses pembangunan Ruas Tol Medan-Binjai, Hutama Karya berkomitmen untuk memprioritaskan aspek lingkungan dan alam sekitar. Hutama Karya memegang prinsip ini sebagai korporat yang bertujuan menciptakan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Pada Ruas Tol Medan-Binjai ini, Hutama Karya berupaya menjaga ekosistem lingkungan pada konstruksi jalan tol dengan menerapkan dan menjalankan prosedur. Salah satunya, melakukan studi AMDAL, melakukan pengujian lingkungan pra konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi.

Selain itu, Hutama Karya juga menerapkan rekomendasi teknis terkait dari instansi dan melakukan penghijauan pada kedua sisi jalan tol. Hutama Karya menyadari bahwa isu lingkungan sangatlah penting dan berpengaruh terhadap jalannya konstruksi.

Bila terjadi permasalahan lingkungan akibat pembangunan jalan tol ini, akan menimbulkan dampak yang berpotensi menghambat proses pembangunan. Hutama Karya melakukan berbagai pengujian dan pengukuran agar proses pembangunan sejalan dengan nilai menjaga ekosistem, seperti pengukuran tes udara, pengujian kebisingan, pengujian getaran, pengujian air permukaan dan air tanah serta pengujian emisi kendaraan.

Terlebih lagi, Sumatra memiliki banyak kawasan hutan serta alam yang asri. Sehingga sedikit saja proses pembangunan keluar dari koridor yang merusak lingkungan alam, bisa dipastikan proses pembangunan akan terganggu dengan berbagai protes secara sosial dari masyarakat luas.

Lebih jauh, Hutama Karya melakukan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3LP) selain permasalahan lingkungan. Untuk aspek sosial, sejak semula Hutama Karya melakukan berbagai langkah preventif seperti kegiatan sosialisasi sosial ekonomi, budaya, serta ikut berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

 

 

You may also like

Comments are closed.