Dedolarisasi Dalam Tatanan Ekonomi Dunia Berlanjut

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Perkiraan saya – juga harapan saya – dedolarisasi dalam tatanan ekonomi dunia terus berlanjut. Berlanjut. Rusia dan China pelan tapi pasti mengkonversi cadangan devisanya dari USD denominated asset ke emas dan aset lain

Padahal China – pernah – merupakan kreditur paling besar terhdap anggaran Federal AS. Pernah menggenggam US Treasury hingga USD1.9 triliun

Kini tanda perseteruan Amerika Serikat dengan Saudi Arabia makin meruncing, sejak OPEC ++ menolak instruksi Washington untuk tidak memotong produksi. Sejak 1945 AS menjanjikan senjata dan dukungan keamanan bagi Saudi Arabia.

Sebagai mbalan, Saudi bersama teman teman OPEC hanya menerima USD sebagai pembayaran minyak. Petrodolar yangg kembali dipompakan ke Amerika lewat pembelian treasury

Dalam imajinasi saya, sejatinya bukan pengurangan produksi itu benar yang bikin Amerika Serikat sewot. Pengurangan produksi minyak bumi oleh OPEC ++ menguntungkan Amerika, yang kini menjadi eksportir terbesar minyak bumi. Harga minyak yang bertahan tinggi, memberikan keuntungan luar biasa bagi AS.

AS MARAH

Kemarahan AS lebih karena hegemoninya terusik. Dan kemungkinan OPEC menerima pembayaran dengan mata uang lain. Pukulan sangat menyakitkan bagi AS

Utang pemerintah Federal AS menggunung hingga USD 38 Triliun
Kalau dunia belum musnah oleh nuklir, kita akan menyaksikan debt crisis di AS.

*) Ditulis oleh Hasan Zein Mahmud, Redaktur Khusus Infrastruktur.co.id

You may also like

Comments are closed.

More in Bisnis