Kenaikan Harga Properti di Jalan Lenteng Agung Timur Mencapai 400%

INDOWORK.ID, JAKARTA: Perkembangan bisnis properti di sepanjang jalan Lenteng Agung Timur, Srengseng Sawah Jagakarsa, Jakarta Selatan terus berkembang. Kenaikan harga tanah dan produk properti terus meningkat signifikan.

“Saya beli tanah tahun 1992 hanya Rp100.000 per meter persegi, sekarang mencapai jutaaan rupiah,” kata Muhammad Sanding, warga Srengseng Sawah.

Ia menjelaskan harga tanah dan rumah di wilayahnya meningkat pesat setelah peresmian kampus Universitas Indonesia pada 1997. Ketika dibangun jalan Lenteng Agung Timur menuju kampus UI di Depok, harga tanah meningkat 400%.

Saat ini, katanya, pemukiman di sekitar jalan itu cukup padat sehingga banyak bisnis baru yang berkembang. Kini telah berdiri Hotel Kartika One, perkantoran, restoran, bengkel, minimarket, cafe, hingga tempat cucian mobil. “Belum lama ini Starbucks dibuka dan pengunjungnya ramai sekali.”

JUAL KAVLING

Site Plan Kavling di Gang Empang, Jalan Lenteng Agung Timur

Alham Mulia, seorang pengembang yang berpengalaman puluhan tahun, mengatakan bahwa ia memiliki banyak produk di kawasan itu. “Ada bangunan yang sudah siap huni, ada juga kavling siap bangun,” katanya,  Ahad, 8 April 2023.

Alham menjelaskan bahwa salah satu produk yang ia jual adalah kavling di Jalan Empang, yang hanya 50 meter dari Jalan Lenteng Agung Timur. “Luasnya bervariasi mulai dari 80 m2 hingga 200 m2,” ujarnya.

Menurut dia, ia juga menyediakan lahan mulai 1.000 m2 hingga 3.000 m2. Pengusaha properti itu menyatakan optimistis produknya laris karena berada di lokasi yang strategis. “Sekarang kan makin sulit mencari lahan luas di Jakarta.”

Alham bersama tim marketing dapat dihubungi melalui telepon 081315105508. Peminat juga dapat menghubungi Ferdiansyah Djoenaedi pada nomor 087775881326.

TANAH YANG SUBUR

Kebuh pisang yang akan disulap menjadi town house

Saat ini, katanya, kavling di Jalan Empang, masih tersedia 12 kavling. Bagi mereka yang akan membeli dan belum segera dibangun dapat dimanfaatkan untuk kebun. Lahan seluas itu kini merupakan kebun pisang yang subur.

Dalam bisnis properti, katanya, yang paling utama adalah lokasi, kemudian lokasi, dan selanjutnya juga lokasi. “Kalau soal harga kan bisa didiskusikan.” Begitu pun untuk produk properti, tergantung dari kualitas dan kredibilitas pengembangnya.

Menyitir pernyataan Ciputra, begawan properti Indonesia, jika ingin terjun ke bisnis properti  perlu cermat dalam menentukan produk. Yang jelas produk apa pun akan menguntungkan. Bagi pebisnis awal, sebaiknya, membeli tanah karena harga tanah akan terus meningkat. “Tidak ada ceritanya harga tanah turun.”

Produk yang kedua adalah membuat rumah karena akan memperoleh keuntungan dari harga tanah dan bisnis rumah itu sendiri.

Produk yang ketiga adalah membuat gedung yang akan mendatangkan keuntungan dari penjualan tanah, penjualan ruangan, dan pendapatan dari service.

Sedangkan produk yang keempat adalah apartemen. Selain mendapatkan keuntunga layaknya membangun gedung, ditambah lagi pendapatan dari service tambahan bagi penghuninya.

Produk keempat adalah hotel. Tentu harga kamar dan layanan menjadi nilai tambah dari bisnis properti. Sedangkan  yang paling menguntungkan adalah produk properti rumah sakit. “Harga kamar di rumah sakit jauh lebih mahal dari hotel,” katanya.

Southeast Lenteng Agung Street, an area situated just south of the suburban city of Jakarta, is proving to be a profitable investment for property owners and investors. With the presence of various landmarks, businesses and educational facilities, the area is rapidly becoming an attractive prospect for those wishing to purchase real estate in the city.

Recent development in the region has seen an increase in commercial properties, apartments and residential homes for sale, along with the construction of tertiary institutions and other leisure facilities in the area. All of these attractions have contributed to the area’s growing reputation as a prosperous, sought-after area in which to buy or rent property.

The opening of Plaza Lenteng Agung, a large shopping centre in the area, has been a big draw for locals and other visitors to the district, offering a convenient location in which to shopping and access amenities such as restaurants and entertainment venues. The fact that this development also features an expansive and modern office complex, further reinforced the area’s desirability.

A further attraction to the area include the opening of several universities in Southeast Lenteng Agung Street, making the prospect of studying in the region more attractive for those looking for a comfortable, nearby residence.

With more and

more shoppers, students and professionals finding their way to the area, East Lenteng Agung Street is becoming increasingly popular among those looking to buy or rent property in the city. With various leisure and education facilities in the district, as well as numerous new commercial developments on the horizon, now seems to be the perfect time for those eager to invest in a property on the Southeast Lenteng Agung Street.

You may also like

Comments are closed.

More in Bisnis