Konstruksi Bendungan Margarita Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat bahwa konstruksi Bendungan Margarita di Lampung mencapai  75,05 persen. PUPR memperkirakan konstruksi bendungan ini selesai pada akhir 2021.

Bendungan ini berpotensi mengairi lahan seluas  16.858 hektare. Daya tampungnya mencapai 42,31 juta meter kubik.

Konstruksi bendungan Margarita telah memakan waktu selama 4 tahun. Selain itu, bendungan ini telah menelan anggaran sebesar Rp846 miliar.

Kontruktor bendungan ini terdiri atas PT  Waskita Kaya (Persero) Tbk. dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan skema KSO. Sementara itu, KSO antara PT. Yodya Karya (Persero) dan PT. Wiratman sebagai pengawas jalannya konstruksi bendungan tersebut.

Menteri PPUPR Basuki Hadimuldjono berharap bendungan ini dapat bermanfaat sebagai pengairan bagi masyarakat sekitar.

“Pembangunan jaringan irigasinya dibangun dengan biayan besar dapat bermanfaat, karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” ujarnya, Selasa (6/7/2021).

You may also like

Comments are closed.

More in Properti