Banjir di Jakarta surut kurang dari 6 jam
Banjir di Jakarta surut kurang dari 6 jam

Kurang dari 6 Jam, Janji Anies Surutkan Banjir Ditepati

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Kolaborasi yang dilakukan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), genangan dan banjir yang terjadi kemarin dapat surut dalam waktu kurang dari enam jam. Tepatnya, pukul 23.59 WIB, air telah surut pada seluruh titik yang sebelumnya terdampak.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa banjir yang terjadi di bumi Betawi dapat diatasi tidak lebih dari 6 jam.

Curah hujan tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, (13/11) menyebabkan timbulnya genangan dan banjir di sejumlah titik di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Sedangkan wilayah administrasi lain nihil genangan, tulis siaran pers Pemprov DKI Jakarta.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebagian besar wilayah yang terdampak genangan dan banjir di Jakarta Timur dapat surut dalam waktu sekitar dua jam, dengan ketinggian 40cm – 60 cm.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Cipinang Melayu, Kelurahan Makasar, dan Kelurahan Kebon Pala. Sedangkan, untuk titik genangan di Kelurahan Cililitan, Kelurahan Tengah, dan Kelurahan Rambutan, air dapat surut dalam waktu sekitar 3-4 jam.

“Personel gabungan Pemprov DKI yang dilengkapi peralatan langsung bergerak cepat dalam menangani genangan. Melihat curah hujan yang tinggi, seluruh jajaran Pemprov DKI akan terus bersiaga meminimalisir dampak genangan/banjir,” ungkap Plt. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto, dalam siaran pers, Senin (15/11).

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, genangan yang terjadi di Kecamatan Mampang Prapatan, tepatnya di Jl Kemang Utara IX akibat luapan Kali Kemang dapat ditangani dan surut dalam waktu 2 jam.

Sebagai tindak lanjut, ia juga terus memantau perkembangan genangan/banjir dan tinggi muka air di pintu-pintu air. “Meski tinggi muka air bervariasi kemarin, tetapi dari pantauan kami tidak ada yang sampai berstatus awas atau siaga 1,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal.

Masyarakat dapat memantau informasi terkini wilayah terdampak banjir dan genangan melalui link https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt, aplikasi JAKI, maupun akun twitter BPBDJakarta.

Perkembangan terkini wilayah terdampak banjir dan genangan akan diperbarui setiap tiga jam. Hubungi Call Center Jakarta Siaga 112 apabila membutuhkan bantuan lebih lanjut.

 

You may also like

Comments are closed.

More in Properti