Mewaspadai saham GOTO

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Membaca prospektus dua halaman investor ritel Hasan Zein Mahmud terus berhenti. Mata yang mulai buram dan otak yang renta, mungkin hanya bisa diajak melihat dan mencerna hal hal yang sederhana. Tak mau lagi berurusan dengan hal hal yang dibikin rumit.

Hasan berceloteh tentang hal ini, hanya berasal dari bacaan dua halaman itu.

[1] Nilai nominal dibikin kecil. Rp 1. Akibatnya, jumlah saham beredar akan menjadi sangat besar. Dari halaman pertama itu, saya menghitung jumlah saham yang akan dicatatkan mendekati 1,2 triliun saham. Rekor Bursa Efek Jakarta.

[2] Menggunakan batas bawah rentang harga yang ditawarkan dalam book building, kapitalisasi GOTO akan berkisar Rp 379 triliun. Menggunakan batas atas akan menjadi lebih kurang Rp 415 triliun

[3] Pos ekuitas – dari IPO – akan didominasi oleh Agio. Total nominal saham akan berjumlah Rp 52 miliar, Agio bernilai Rp 16,4 triliun, bila menggunakan harga bawah. Rp 17,9 triliun bila menggunakan harga atas. Agio ini, kelak akan kembali menambah jumlah saham beredar, melalui mekanisme pemberian saham bonus.

[4] Persentase IPO sangat kecil. Hanya 4,35% dari total saham pasca IPO. Yang agak “aneh” adalah rencana right issues berantai selama 10 tahun, dengan menawarkan 1,5% dari saham beredar setiap tahun. Selama sepuluh tahun itu, julmlah saham beredar akan menjadi (1,015) pangkat 10 dikalikan 1,2 triliun. Nggak usah dihitung akh.

[5] Yang jadi titik perhatian saya adalah ini: Selisih yang sangat besar antara nominal dan harga IPO mencerminkan capital gain luar biasa yang diberikan perusahaan kepada pemegang saham eksisting. Kalau saya sebelumnya menyetor Rp 1 juta, maka pasca IPO saham saya – menggunakan harga bawah aja biar nggak terlalu bikin iri – menjadi Rp 316 juta!! Pakai terminologi Peter Lynch, 315 bagger!

Mohon dimaklumi, dalam daftar panjang pemegang saham eksisting, bertabur nama raksasa. Sebut beberapa: Alibaba, FB, Google, KKR, Softbank, Tencent, Warburg, Saguola (India), Astra Grup, dan Telkomsel.

You may also like

Comments are closed.

More in Properti