Pantai Losari, Fasilitas Banyak yang Rusak

INFRASTRUKTUR.CO.ID, MAKASSAR: Menyusuri pantai Losari yang berada di tengah Kota Makassar pada pagi hari memang mengasyikkan. Banyak warga yang berolahraga atau sekadar santai di tepi pantai.

Pantai Losari terletak di sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pantai ini menjadi tempat bagi warga untuk menghabiskan waktu. Pagi hari mereka berolah raga, sore menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.

Pantai Losari yang menyajikan suasana yang berbeda. Banyak keistimewaan di pantai satu ini karena terdapat anjungan.

Pemerintah setempat membangun anjungan ini agar masyarakat dapat memanfaatkannya untuk menikmati pemandangan di sekitar pantai Losari. Para wisatawan dapat melihat panorama sunset yang mengagumkan lewat Anjungan. Pemandangan itu akan tampak sangat jelas ketika cuaca sedang cerah.

MAKIN RAMAI

Nelson Mandela, Syekh Yusuf, Mahatma Gandhi

Saat malam suasana pantai ini justru semakin ramai, terutama pada saat liburan. Memang pemandangan laut saat malam hari tidak dapat terlihat dengan jelas. Namun penerangan yang ada di sekitar pantai membuat suasana lebih hidup.

Bahkan anjungan di pantai ini menjadi tempat favorit untuk nongkrong pada malam hari. Selain itu, ada banyak penjual makanan yang berjejeran di sekitar pantai, sehingga membuat pantai satu ini semakin meriah.

Sebelumnya pantai Losari menjadi pasar ikan pada pagi hari hingga menjelang siang. Saat sore, pantai satu ini berubah menjadi pasar diisi oleh penjual yang menjajakan berbagai jenis makanan.

Pembangunan awalnya hanya untuk menjaga fasilitas di sekitar agar tidak terkena ombak. Kemudian fasilitas di sekitar pantai semakin bertambah sehingga menjadi objek wisata yang menarik banyak wisatawan.

LOKASI STRATEGIS

Patung Hasanuddin

Menemukan pantai satu ini tidak sulit karena letaknya di pusat kota. Dari Bandar Udara Internasional Hasanuddin, Makassar, menuju ke pantai ini membutuhkan waktu sekitar satu jam. Jika melewati jalan tol, waktu perjalanan akan semakin singkat yakni 40 menit.

Sedangkan jika perjalanan dari Pelabuhan Soekarno-Hatta, waktu tempuhnya hanya sekitar dua puluh menit.

Liburan ke pantai Losari tidak membutuhkan biaya yang banyak, karena tidak dikenakan tiket masuk. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir jika membawa kendaraan. Tarif parkirnya tergantung dari jenis kendaraan yang dibawa. Namun biaya parkir di pantai ini cukup terjangkau, tidak sampai sepuluh ribu rupiah. Terhitung murah bukan?

Menariknya lagi, wisatawan dapat mengunjunginya kapan pun tanpa ada batasan waktu. Sore dan malam hari menjadi waktu favorit bagi wisatawan untuk mengunjungi pantai satu ini.

Wisatawan dapat menikmati pemandangan matahari terbenam yang tampak begitu indah. Banyak yang mengabadikan momen sunset di pantai ini. Tempat wisata ini juga menyediakan spot yang menarik, sangat cocok hunting foto selama liburan. Spot foto terbaik bisa pada saat malam hari, di mana cahaya lampu di anjungan membuat pantai ini tampak semakin cantik.

OLAH RAGA PAGI

Jumat, 3 Oktober 2022, pada pagi hari tampak banyak warga yang berolah raga. Mereka berjalan kaki menyusuri pantai.

Namun sayang, fasilitas yang dibangun oleh pemerintah kurang perawatan. Trotoar banyak yang rusak, beberapa patung pahlawan nasional dan daerah tak lengkap lagi. Perlu perbaikan agar daerah tujuan wisata ini lebih baik.

Memelihara lebih sulit dari pada membangun.