PUPR Bangun Jembatan Duplikasi Pulau Balang, Tingkatkan Konektivitas dan Akses IKN

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pembangunan jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang di Kalimantan Timur. Jembatan ini menjadi jalur utama angkutan logistik dan akses menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa jembatan duplikasi ini akan membantu mengurangi volume lalu lintas dan memperkuat konektivitas sebagai bagian dari jaringan menuju IKN.

500 Meter Panjangnya

Jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang akan terletak sekitar 500 meter dari jembatan bentang panjang yang sudah selesai dibangun pada 2021. Dengan panjang 511 meter dan menggunakan rangka baja, konstruksi jembatan ini dimulai pada Januari 2023 dengan nilai kontrak Rp471 miliar.

Pembangunan jembatan ini juga akan meningkatkan konektivitas Jalan Lintas Selatan Kalimantan sebagai jalur angkutan logistik utama di Pulau Kalimantan. Dengan jembatan ini, jarak tempuh yang semula memakan waktu 4 jam dapat dipersingkat menjadi hanya satu jam.

Jembatan duplikasi Pulau Balang akan terhubung dengan jalan tol akses IKN Segmen 5A Simpang Tempadung – Jembatan Pulau Balang yang ditargetkan selesai pada 2024. Hal ini akan memperkuat konektivitas dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sebagai bagian dari jaringan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara.

Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Reiza Setiawan, menegaskan pentingnya pembangunan jalan tol ini untuk mendukung konektivitas dan pengembangan IKN.

Sumber: pu.go.id

You may also like

Comments are closed.

More in Jalan