Sri Mulyani Soroti Peran LPDP dalam Mewujudkan Mimpi Anak Indonesia

INFRASTRUKTUR.CO.I, JAKARTA: Mentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan peran penting Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam menjadikan impian anak-anak Indonesia menjadi kenyataan. Dalam rangkaian Acara Puncak LPDP Festival 2023 yang bertema “Enlivening Indonesia Advancing The Nation”. Menkeu menjelaskan kontribusi signifikan LPDP dalam mendorong prestasi dan aspirasi generasi muda.

Sri menegaskan bahwa LPDP menjadi salah satu instrumen strategis yang bertujuan merangkul dan mewujudkan mimpi generasi muda Indonesia. Dalam pidatonya, ia menyatakan, “LPDP menjadi sarana bagi para putra-putri penuh potensi di Indonesia untuk merealisasikan ambisi mereka.

Mereka, yang memiliki tekad tinggi dan antusiasme yang luar biasa, melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang. Maka dari itu, mereka bersaing secara kompetitif, meraih prestasi, dan pada akhirnya mendapatkan kesempatan beasiswa di universitas-universitas ternama dunia, serta mengejar bidang yang mereka minati.”

LPDP Untuk Semua Anak Indonesia

Program beasiswa yang diinisiasi oleh LPDP tak hanya sekadar memberikan peluang kepada pemuda Indonesia dari berbagai penjuru negeri melalui program afirmasi. Akan tetapi, juga memperluas peluang ke daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Tentunya, Menkeu menjelaskan, “Komitmen kami terwujud dalam program afirmasi, terutama bagi anak-anak muda di daerah-daerah 3T. Semua anak Indonesia, tak peduli dari mana asalnya, berhak bermimpi dan memiliki hak untuk mengejar impian mereka.”

Tak hanya menjadi pemangku mimpi-mimpi anak-anak Indonesia, LPDP juga terus meningkatkan dana yang dikelolanya sejak didirikan sebelas tahun lalu. Dimulai dengan dana awal Rp1 triliun, LPDP telah berhasil mengelola dana mencapai Rp139,1 triliun.

Dengan dana sebesar ini, LPDP telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 200 ribu individu. Selain itu, LPDP juga telah mendanai 2.426 proyek riset yang berkontribusi besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Menkeu menyoroti bahwa LPDP juga turut mendukung hilirisasi melalui pengiriman Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik ke universitas-universitas terkemuka. Dalam kerjasama (G2G), Indonesia bekerja sama dengan negara mitra, seperti Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Belanda, dan Singapura. Selain itu, kerjasama ini untuk mendidik para ahli di bidang strategis seperti metalogi, nikel, cobalt, maritim, pertanian, dan kewirausahaan. Tujuan dari kerjasama ini adalah mendukung transformasi ekonomi nasional dan mendukung inisiatif-inisiatif prioritas.

Menkeu Sri Mulyani berakhir dengan harapan bahwa generasi muda Indonesia akan menjadi penerus cita-cita untuk memajukan dan membangun Indonesia. Dengan kepercayaan yang diberikan oleh kepemimpinan negara, diharapkan generasi ini akan terus berkontribusi dalam memajukan negara dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

You may also like

Comments are closed.

More in Headline