Purwanto Wafat, Suara Dapil 8 pun Diperebutkan

INDOWORK.ID, JAKARTA: Dalam pesta demokrasi Pemilu 2024,

 Tokoh Masyarakat Betawi Beky Mardani

Beky Mardani, tokoh masyarakat Betawi, mengingatkan agar masyarakat memilih calon yang kemungkinan besar menjadi anggota DPRD atau incumbent. Sehingga peluang untuk terpilih dan berjuang demi Betawi di Jakarta semakin besar. “Jika memilih yang peluangnya kecil, suara warga akan sia-sia,” ujar Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi itu.

Menurut Beky, tingkat keterpilihan itu penting mengingat peran anak-anak Betawi di DPRD DKI Jakarta sangat signifikan untuk mengawal seluruh kebijakan bagi kepentingan masyarakat Betawi. “Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan anak-anak Betawi yang menjadi anggota legislatif,” kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat tersebut.

BEREBUT SUARA PURWANTO

Ingar bingar pemilu Pilpres 2024 tak begitu terdengar di Kampung Sawah, Srengsengsawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Perebutan suara lebih marak untuk kursi DPRD DKI Jakarta setelah wafatnya Purwanto, anak Betawi asal kampung tersebut.

Maklum, suara Purwanto dalam Pemilu 2017 meraih yang terbanyak di DKI Jakarta yaitu mencapai 38.800. Kini sejumlah politisi berebut suara tersebut. Sudah banyak calon anggota legislatif yang datang ke kampung itu. Mereka mereka leluasa memasang gambar masing-masing. “Tapi tetap kami  agar kampung tak terlihat semrawut,” kata Anton Saaman Maan, Ketua RW 02 Srengsengsawah.

Indra Sutisna, tokoh budaya Srengsengsawah juga sibuk menerima tamu yang ingin mencuri suara Purwanto. “Ada yang sesuai adab Betawi, ya kami terima dengan baik,” katanya.

WAFAT SEBELUM PEMILU

Purwanto adalah anggota DPRD DKI Jakarta periode 2017-2022 yang sesuai ketentuan diperpanjang hingga 2024. Almarhum adalah kader Partai Gerindra dengan nomor urut 1 untuk Pemilu 2024. Namun pada 5 Desember 2023, anak pasangan dari Suryadinata Naih Saten dan Salmah tersebut berpulang ke rahmatullah.

Sarjana Matematika dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia itu memulai karir politiknya pada 2016. Sebagai calon anggota DPRD DKI untuk pretama kalinya, ia membuat kejutan dengan meraih suara terbanyak. Sebelum menjadi politisi, ayah dua anak itu aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat tempat tinggalnya.

AKTIF SEJAK REMAJA

Sejak remaja Anto, begitu panggilan akrabnya, aktif sebagai Ketua Karang Taruna, kemudian setelah berumah tangga anak pertama dari lima bersaudara itu menjadi Ketua RW 02 Srengsengsawah. Setelah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, pengusaha pemilik jasa penyedia pengamanan tersebut tak henti menuntut ilmu. Ia meraih sarjana hukum dan magister untuk bidang hukum.

BHP, demikian panggilan anggota legislatif itu, lahir di Jakarta, 15 Februari 1974. Buah cintanya dengan Sri Hastutiadalah Azalya Rahmadhani Astuti dan Muhammad Adzan Ridzky. Namun pasangan itu juga memiliki anak yang wafat ketika masih kecil yaitu Muhammad Adam dan Muhammad Iqbal.

Purwanto kenyang berorganisasi. Ia aktif sebagai Ketua Umum FLO Kecamatan Jagakarsa (2016-sekarang), Ketua Sispamdu Kecamatan Jagakarsa (1999-2014), Ketua RAPI lokal Kecamatan Jagakarsa. Di organisasi kebetawian ia sebagai Sekjen Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi).

BEREBUT SUARA

Pemandangan di bilangan Srengsengsawah dan Jagakarsa belakangan mengalami perubahan. Sebelumnya gambar Purwanto bertebaran di daerah pemilihan (dapil) 8 yang meliputi kecamatan Jagakarsa, Pasarminggu, Tebet, Pancoran dan Mampang. Namun kini wajah-wajah baru bertebaran dari berbagai partai.

Menurut Anton, sejumlah calon anggota legislatif telah memasuki wilayahnya untuk meraih simpati mulai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasional Demokrat (Nasdem). Namun Partai Gerindra, tempat Purwanto berkarir, tak memasuki wilayah itu.

Maklum, Kampung Sawah merupakan tempat yang bulat memilih Purwanto sehingga berpotensi meraih sebanyak 8.500 suara. Calon anggota legislatif yang mencoba masuk adalah Dedi Supriadi (PKS), Ahmad Balya, Najmi Mumtaza Rabbany (PKB), Sri Gusni Febriasari, Zainah Al Hadad (Demokrat), M. Nasir (PPP), Muhammad Satrio Adinegoro (Partai Ummat), Adiyoga Nusyirwan (PDIP), dan ada juga yang bernama Purwanto dari Nasdem.

Sedangkan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), yang mulai melakukan sosialisasi adalah Madani. Untuk calon anggota DPR adalah Hidayat Nur Wahid (PKS) dan Ida Fauziah (PKB).

You may also like

Comments are closed.

More in Properti