Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan (foto Antara)

Debat Ketiga Capres, dari Keamanan hingga Geopolitik

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Debat ketiga calon presiden dan wakil presiden dalam kontestasi Pemilu 2024 akan digelar 7 Januari 2024. Ketiga calon mempersiapkan diri secara matang meskipun makin banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya sudah mulai baca-baca lah,” kata Anies Baswedan kepada awak media, Ahad, 31 Desember 2023 di Jogjakarta. Ia bersama keluarga merayakan pergantian tahun di Kota Gudeg tersebut.

Tim Ganjar Pranowo mengatakan bahwa calon presiden nomor urut 3 siap menghadapai debat ketiga.

Debat ketiga Pilpres 2024 yang akan tampil adalah capres. Tema debat ketiga yakni Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.

Pertahanan negara disebut juga pertahanan nasional adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah sebuah negara dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Keamanan nasional menunjuk ke kebijakan publik untuk memastikan keselamatan dan keamanan negara melalui penggunaan kuasa ekonomi dan militer dan penjalanan diplomasi, baik dalam damai dan perang. Secara prinsip, konsep tersebut dikembangkan di Amerika Serikat setelah Perang Dunia Kedua.

Makna hubungan internasional adalah hubungan antar bangsa, kelompok-kelompok bangsa dan masyarakat dunia, dan kekuatan-kekuatan, proses-proses yang menentukan cara hidup, cara berfikir dan bertindak.

Geopolitik, secara luas merujuk pada hubungan antara politik dan teritori dalam skala lokal atau internasional. Geopolitik mencakup praktik analisis, prasyarat, perkiraan, dan pemakaian kekuatan politik terhadap suatu wilayah.

VISI AMIN

 Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) memberi penilaian pada salah satu visi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Visi itu terkait sistem pertahanan dan keamanan serta peran Indonesia di dunia.

“Dalam konteks pertahanan dan keamanan serta peran Indonesia di kancah internasional, AMIN punya visi yang cukup baik,” kata Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya dalam konferensi pers di Upnormal Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis, 30 November 2023.

Dimas mengatakan setiap visi memang selalu ada ruang untuk dikritisi. Namun, AMIN dinilai cakap merumuskan kendala dari permasalahan sektor pertahanan dan keamanan Indonesia.

Pertama, dalam konteks TNI, mengedepankan soal profesionalitas yang menjadi catatan 10 tahun rezim pemerintahan Jokowi, reformasi militer jalan di tempat, bahkan mundur.

Dimas menyebut AMIN memaparkan visi agar profesionalitas TNI diperbaiki. Upaya tersebut juga bakal dipercepat.

Kedua, komitmen mengembalikan dan menjamin kebebasan pers.

Dimas mengutip data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dari 2014 sampai 2023. Sebanyak lebih dari 1.000 kasus kekerasan terjadi terhadap jurnalis baik secara fisik maupun teror secara digital.

“[Bentuknya] pelarangan peliputan, perundungan, penangkapan, hingga pemolisian,” jelas dia.

VISI PRAGIB

 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Antarafoto)

Sementara itu, visi Prabowo-Gibran dalam soal keamanan adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Selain itu, penguatan pertahanan dan keamanan negara dan pemeliharaan hubungan internasional yang kondusif.

VISI GAMA

 Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Antarafoto)

Dalam bagian lain, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki visi keamanan Indonesia merupakan negara maritim. Kesadaran terhadap kekuatan dan posisi Indonesia yang akan membentuk paradigma baru, bahwa laut bukanlah pemisah, melainkan pemersatu. Laut adalah jalan masa depan sekaligus kekuatan ekonomi, konektivitas, diplomasi, serta pertahanan dan keamanan. Laut dapat dimanfaatkan, dijaga, dan dirawat secara berkelanjutan agar bermuara pada kedaulatan negara dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

You may also like

Comments are closed.

More in Properti