Sistem Manajemen WIKA Tersertifikasi Badan Independen

INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Dalam perjalanannya, beberapa sistem manajemen WIKA telah melakukan proses sertifikasi oleh badan independen.

Sistem-sistem itu adalah, pertama, sistem manajemen Quality, Safety, Health, and Environment (QSHE). Untuk memastikan konsistensi di dalam penerapan QSHE, WIKA mengembangkan QMS Level dan SHE Level serta QPASS yang dikembangkan oleh pegawai WIKA sendiri dengan pembinaan oleh atasan.

QMS Level adalah pedoman penerapan sekaligus pengukuran tingkat penerapan Quality Management System di suatu unit kerja. SHE Level adalah pedoman penerapan sekaligus pengukuran tingkat penerapan Safety, Health, dan Environment di suatu unit kerja.

Sedangkan QPASS adalah sistem pengukuran terhadap output dari kualitas proyek, sesuai dengan persyaratan dari pemberi kerja. QPASS dikembangkan setelah melakukan benchmarking kepada kontraktor di Singapura yang menerapkan sistem pengukuran dengan nama CONQUASS.

Dengan sistem level ini WIKA dapat dengan mudah mengetahui tingkat maturitas penerapan sistem manajemen sekaligus mengetahui arah improvement yang harus dilakukan.

RISIKO DAN GCG

Kedua, sistem manajemen pengamanan (SMP) WIKA. Sistem manajemen pengamanan WIKA adalah sistem manajemen yang dikembangkan untuk mengamankan informasi yang strategis bagi perusahaan dalam rangka memastikan keberlangsungan usaha perusahaan. Sama seperti QSHE, SMP WIKA pun dikembangkan sistem pengukuran (SMP Level).

Ketiga, sistem manajemen risiko WIKA. Sistem manajemen risiko diterapkan di WIKA berpedoman pada standar COSO sejak tahun 2005. Di dalam penerapannya, dikendalikan melalui sistem infomasi yang berbasis web, sehingga setiap tingkatan manajemen dapat mengetahui tingkat risiko yang terjadi maupun mitigasi yang perlu dilakukan.

Audit internal yang diintegrasikan oleh satuan pengawasan internal (SPI) sudah dilakukan berbasis risiko (Risk Based Audit).

Keempat, Good Corporate Governance WIKA. WIKA memiliki komitmen dan konsistensi kuat untuk menerapkan Good Corporate Governance (GCG).

GCG WIKA dikembangkan berlandaskan pada CIBERTI. Prinsip-prinsip GCG (Transparancy, Accountability, Responsibility, Independency, Fairness), dan Sistem Manajemen WIKA (SMW) yang terintegrasi.

Penerapan GCG di WIKA diarahkan antara lain untuk menciptakan pegawai yang meiliki integritas yang tinggi dan mampu melaksanakan aspek-aspek GCG dalam kegiatan sehari-hari. Secara berkala, setiap tahun, WIKA melakukan survei untuk mengetahui persepsi pegawai WIKA terhadap GCG dan Code of Conduct