Inilah Perbedaan Antara Politikus dan Kaktus

INDOWORK.ID, JAKARTA: Rasa suka boleh jadi tak memerlukan alasan. Tapi saya punya beberapa alasan kenapa saya menyukai kaktus. Pohon yang penuh duri itu menyajikan bunga yang sangat indah.

Salah satu guyon yang saya sukai adalah perbedaan antara politikus dan kaktus. Kaktus durinya di luar. Duri di hati selalu lebih berbahaya. Duri di luar menusuk jari. Duri di hati menusuk hati, merusak hati.

Memelihara kaktus juga butuh keseimbangan dan kesabaran. Walaupun jenis tanaman ini mampu bertahan di lingkungan cuaca yang ekstrem, akan tetapi untuk memperoleh keindahan, tetap dibutuhkan ketekunan.

Di musim yang panas dan kering, kaktus tetap membutuhkan siraman, sekurangnya seminggu sekali. Kaktus dalam pot – dan dalam ruangan – justeru membutuhkan frekuensi siraman yang lebih sering ketimbang kaktus di atas tanah dan di tempat terbuka.

NYAMAN DALAM GENANGAN

 Hasan Zein Mahmud

Kaktus tak menyukai kebanyakan air. Dia akan membusuk dan mati dalam genangan. Satu lagi perbedaannya dengan kebanyakan politikus, yang nyaman dalam genangan uang korupsi. Karena itu menyiram kaktus harus dilakukan dengan kesabaran. Kucuran air yang kecil dan pelan. Tanah yang basah tapi sisa air harus segera mengalir sehingga tidak ada genangan di akar.

Kaktus adalah tanaman bebas. Merdeka! Tak menuntut banyak. Tapi juga tak menyukai bayang bayang.

Prickly plant. but blossom as well. Full of thorns. Full of flowers.

*) Ditulis oleh Hasan Zein Mahmud, Redaktur Khusus Indowork.id

You may also like

Comments are closed.

More in Properti