• Fri, Oct 2026

ASDP Naikkan Kapasitas Dua Dermaga Ketapang–Gilimanuk hingga 5.000 GT

ASDP Naikkan Kapasitas Dua Dermaga Ketapang–Gilimanuk hingga 5.000 GT

PT ASDP Indonesia Ferry meningkatkan kapasitas dua dermaga pada lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk memperkuat layanan kapal berukuran besar. Pekerjaan tahap pertama berlangsung di Dermaga Ponton Ketapang dan Dermaga II Gilimanuk sejak Agustus 2026.

INFRASTRUKTUR.CO.ID, BANYUWANGI — Dermaga Ponton Ketapang sebelumnya hanya mampu menahan beban 10 ton dan melayani kapal berkapasitas 500 GT. Fasilitas itu diubah menjadi dermaga movable bridge dengan daya dukung 60 ton untuk kapal hingga 5.000 GT.

ASDP juga menaikkan kapasitas Dermaga II Gilimanuk dari 30 ton menjadi 60 ton. Kemampuan pelayanan kapal bertambah dari maksimal 2.000 GT menjadi 5.000 GT.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan peningkatan tersebut disiapkan menghadapi angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. “Langkah ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur sejalan dengan kebutuhan layanan penyeberangan yang terus berkembang,” katanya.

Pekerjaan di dua pelabuhan itu merupakan tahap awal program peningkatan kapasitas pada 2026–2029. Namun, perusahaan belum mengumumkan nilai kontrak, persentase kemajuan fisik, dan tanggal pengoperasian fasilitas baru.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan percepatan dilakukan melalui pengaturan tahapan kerja dan pemanfaatan sumber daya. Perusahaan juga menerapkan metode pelaksanaan adaptif agar pembangunan tidak menghentikan pelayanan harian.

Sebanyak 26 kapal masih dioperasikan di lintasan tersebut pada 13 Oktober 2026. ASDP mengandalkan koordinasi lapangan, kesiapan armada, dan kedisiplinan pengguna jasa untuk menjaga kelancaran penyeberangan selama konstruksi.

Tambahan kapasitas berpotensi memperlancar angkutan kendaraan dan distribusi barang antara Jawa dan Bali. Dampak ekonominya baru dapat dinilai setelah ASDP membuka data kapasitas angkut, waktu antrean, biaya pembangunan, dan hasil uji operasi.

Informasi proyek bersumber dari keterangan resmi ASDP yang dipublikasikan ANTARA pada 14 Oktober 2026⁠. Spesifikasi tersebut merupakan target teknis, bukan bukti bahwa kedua dermaga sudah beroperasi penuh.