• Sun, Oct 2026

Sambungan Listrik Gratis Jawa Barat Baru Mencapai 49,3 Persen Target

Sambungan Listrik Gratis Jawa Barat Baru Mencapai 49,3 Persen Target

Pemerintah menargetkan 25.000 rumah tangga Jawa Barat menerima Bantuan Pasang Baru Listrik sepanjang 2026. Hingga pertengahan Oktober, sebanyak 12.327 rumah telah menikmati aliran listrik.

INFRASTRUKTUR.CO.ID, KARAWANG — Realisasi tersebut setara sekitar 49,3 persen dari sasaran tahun ini. Pemerintah berencana meningkatkan target Jawa Barat menjadi 30.000 rumah tangga pada 2027.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau program BPBL dan Listrik Desa di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Ia meminta pemerintah daerah dan PLN terus mendata rumah tangga serta desa yang belum memperoleh layanan.

“Pemerintah akan terus menaikkan target sasaran setiap tahun,” kata Bahlil dalam keterangan resmi. Pemerintah menargetkan seluruh desa mendapatkan aliran listrik pada 2029–2030.

Karawang memperoleh target 683 penerima pada 2026. Sebanyak 299 rumah telah menyala, 360 selesai dipasangi instalasi dan menunggu penyalaan, sedangkan 24 lainnya masih dikerjakan.

Di Cilamaya Wetan, bantuan dialokasikan kepada 52 rumah tangga. Tujuh rumah sudah dialiri listrik, 41 menunggu penyalaan, dan empat masih menjalani pemasangan.

Penerima memperoleh sambungan PLN berdaya 900 VA, instalasi tiga titik lampu, sakelar, kotak kontak, dan sistem pembumian. Bantuan mencakup Sertifikat Laik Operasi serta token perdana Rp100.000.

Program ini mengatasi biaya penyambungan awal yang diperkirakan mencapai Rp2 juta per rumah. Sistem kelistrikan Jawa Barat disebut memiliki cadangan daya sekitar 5.184 megawatt.

Pemerintah menyatakan sekitar 11.000 desa dan jutaan rumah tangga secara nasional masih memerlukan intervensi. Angka itu menunjukkan rasio elektrifikasi wilayah belum otomatis berarti seluruh keluarga memiliki sambungan sendiri.

Data berasal dari Kementerian ESDM melalui InfoPublik pada 16 Oktober 2026⁠. Capaian rumah menyala perlu dipisahkan dari instalasi yang baru selesai dipasang.