• Fri, Oct 2026

Maluku Andalkan PLTS dan Mikrogrid untuk Melistriki Pulau Kecil

Maluku Andalkan PLTS dan Mikrogrid untuk Melistriki Pulau Kecil

AMBON — Pemprov Maluku mendorong penggunaan tenaga surya, angin, mikrogrid, dan pembangkit hibrida untuk memperluas akses listrik di wilayah kepulauan. Sistem terdesentralisasi dinilai lebih sesuai bagi pulau kecil yang sulit dijangkau jaringan utama.

Kepala Dinas ESDM Maluku Abdul Haris mengatakan jarak antarpulau meningkatkan tantangan distribusi bahan bakar, pembangunan jaringan, dan pemeliharaan pembangkit. “Ketersediaan operator lokal, suku cadang, dan pembiayaan operasional diperlukan,” ujarnya.

Pembangkit berbasis sumber daya lokal diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Sistem penyimpanan energi tetap diperlukan agar pasokan listrik stabil ketika produksi tenaga surya atau angin menurun.

Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan PLN untuk memperluas elektrifikasi desa. Sekolah, puskesmas, rumah tangga, dan kegiatan ekonomi menjadi sasaran layanan.

Rencana tersebut masih berupa arah pengembangan karena lokasi, kapasitas, anggaran, dan jadwal konstruksi belum ditetapkan. Keberhasilannya bergantung pada kesiapan pengelola lokal, ketersediaan suku cadang, biaya pemeliharaan, dan keterjangkauan tarif.