INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Sebelum membaca artikel ini, terlebih dahulu baca bagian sebelumnya di sini Awal Mula WIKA Mengembangkan Beton (1)
L Soedarto tak kehilangan akal. Dia tidak ingin kesempatan itu terbuang sia-sia. Dia meminta senior di PLN untuk mengajari karyawannya mengenali struktur tanah, membuat pondasi, sampai teknik membangunnya. Kursus kilat itu berjalan selama sebulan lamanya, setiap hari dari jam 12 siang hingga 4 sore. Dengan berupaya semaksimal mungkin, WIKA berani mengambil proyek konstruksi pertama itu. Singkat cerita, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) diminta untuk mendesain apa yang ingin dibangunnya. Beberapa lokasi power station akan segera dibangun di Lampung, Manado, dan Pontianak. Cerita proyek nekat itu ternyata tidak selalu indah. Dari sekian banyak yang dikerjakan, ada juga yang gagal. Misalnya di Pontianak, faktor kontur tanah yang tidak stabil sempat mengganggu jalannya proyek. Tapi bukan WIKA namaya kalau tidak bisa mengatasi masalah yang ada. Pada proyek berikutnya, pemasangan transmisi Riam Kanan, WIKA menemui masalah yang tidak kalah sulitnya. Tanah yang dihadapi adalah rawa-rawa. Belajar dari pengalaman sebelumnya. Akhirnya, WIKA menggunakan pondasi dengan metode cakar ayam yang dikembangkan dari hasil paten Professor Soedyatmo. Setelah proyek pertama itu selesai, ternyata kepercayaan perlahan-lahan datang menghampiri. Proyek jasa konstruksi pun mulai berkembang dengan pasti. Kedekatan dengan PLN lagi-lagi membawa berkah. Pada 1972, Harry Mudito yang pernah menjabat sebagai kepala Divisi Produk Beton dan Metal (DPBM) menceritakan tentang cikal bakal tiang listrik beton pracetak mulai diproduksi WIKA. Ketika itu, terlibat percakapan L Soedarto bersama seorang pejabat PLN bernama Sumito ketika meninjau proyek yang tengah dibangun WIKA, PLTA Riam Kanan di Kalimantan Selatan. Dalam pembicaraan itu, awalnya PLN sempat meragukan tiang listrik beton. Hal itu cukup beralasan, PLN telah terbiasa membanun tiang tiang listrik dengan menggunakan kayu ulin. Perlu diingat, berbeda dari kayu lainnya, kayu ulin memiliki sifat semakin lama menjadi semakin kuat, apalagi kalau terkena hujan. Selain itu, PLN juga biasanya menggunakan besi untuk tiang listriknya. Tiba-tiba WIKA melalui Harry Mudito mendatangkan usulan yang berbeda dengan mengusulkan produk beton untuk tiang listrik. Namun, WIKA memiliki alasan yang lebih kuat kuat bahwa tiang listrik yang dibuat dari kayu ulin itu sebentar lagi akan lapuk dimakan usia. Kayu ulin bisa dipanen dalam jangka waktu minimal 10 tahun, jika harus menunggu selama itu produksi pasti akan terhambat. Belum lagi lahan yang semakin lama semakin sempit karena pertumbuhan penduduk. Lain halnya dengan besi yang mahal pada biaya perawatan. Besi juga mudah mengalami korosi. Sedangkan kelebihan beton, selain kuat dan tahan lama, tidak membutuhkan perawatan untuk jangka waktu yang panjang. Sebagai catatan, Jepang yang saat itu menjadi produsen baja terbesar di dunia saja tidak lagi menggunakan besih, melainkan beton untuk tiang-tiang listriknya. Tren itu ternyata diikuti oleh negara lainnya seperti Taiwan, Italia, dan Jerman. Waktu itu PLN masih bergumam dan belum bisa menerima usulan WIKA. );Ikuti Kami
Text

Berita Terakhir
B
Tags
T
INFRASTRUKTUR PU
INFRASTRUKTUR PU
22 Oct 2026 02:01
BINA MARGA
Efektivitas Drainase
1.023.689
data metadata PU
BINA MARGA
Gerbang Tol
658
data metadata PU
BINA MARGA
Jalan Daerah
27.127
data metadata PU
BINA MARGA
Inpres Jalan Daerah
1.961
data metadata PU
BINA MARGA
Jalan Nasional
3.306
data metadata PU
BINA MARGA
Jalan Perbatasan Kalimantan
45
data metadata PU
BINA MARGA
Jalan Tol Konstruksi
122
data metadata PU
BINA MARGA
Jalan Tol Operasi
158
data metadata PU
BINA MARGA
Jembatan Gantung
627
data metadata PU
BINA MARGA
Jembatan Khusus
80
data metadata PU
BINA MARGA
Jembatan Nasional
19.254
data metadata PU
BINA MARGA
Jembatan Tol
317
data metadata PU
BINA MARGA
Lereng
6.033
data metadata PU
BINA MARGA
Overpass Tol
720
data metadata PU
BINA MARGA
Rest Area
134
data metadata PU
BINA MARGA
Simpang Susun Tol
1.338
data metadata PU
BINA MARGA
Underpass Tol
161
data metadata PU
CIPTA KARYA
BPB
443
data metadata PU
CIPTA KARYA
IPAL
155
data metadata PU
CIPTA KARYA
IPLT
221
data metadata PU
CIPTA KARYA
PKS
583
data metadata PU
CIPTA KARYA
PLBN
17
data metadata PU
CIPTA KARYA
Rumah Sakit
36
data metadata PU
CIPTA KARYA
SPAM
1.676
data metadata PU
CIPTA KARYA
TPA
272
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Gedung SPPG
222
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Madrasah
1.405
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Perguruan Tinggi
15
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Perguruan Tinggi Keagamaan
5
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Pondok Pesantren
1
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Prasarana Cagar Budaya
2
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sarana Olahraga
50
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sarana Prasarana Kesehatan
2
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sarana Prasarana Perekonomian
40
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sarana Prasarana Peribadatan
3
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sarana Prasarana Strategis Lainnya
4
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sekolah
51
data metadata PU
PRASARANA STRATEGIS
Sekolah Rakyat
268
data metadata PU
SETJEN
Aset BIM PU
1.068
data metadata PU
SETJEN
Aset Tanah PU
1.892
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Bendung
948
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Bendungan Konstruksi
15
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Bendungan Operasi
238
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Bendungan Rencana
4
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Daerah Irigasi Permukaan
326
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Danau
224
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Embung
2.476
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Intake Sungai
799
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Kebutuhan Air
128
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Ketersediaan Air
128
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Mata Air
624
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Neraca Air
128
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
PAH / ABSAH
1.066
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Pengaman Pantai
1.609
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Pengendali Sedimen
933
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Pompa Banjir
198
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Pos Curah Hujan
1.791
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Pos Duga Air
1.297
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Pos Klimatologi
297
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Situ
369
data metadata PU
SUMBER DAYA AIR
Sumur Bor
10.805
data metadata PU
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy