Bang Ali dan Warisan Merdeka: Saat Kebudayaan Dijadikan Hak, Bukan Hiasan
Kenangan Foke: Dari TIM, Betawi, hingga Usulan Pahlawan Nasional.
Dua bom akan meledak. Bursa saham bukan yang paling parah. Perusahaan domestik yang prospektif tidak akan kehilangan harga. Berlian yang tercampak di tai sapi tetap akan diperebutkan.
INDOWORK.ID, JAKARTA: Saya kutip beberapa statistik di pasar keuangan mutakhir. Sampai hari ini (05 Juni 2026) sejak awal tahun. Nilai rupiah terhadap USD sudah tergerus hampir 8%, IHSG sudah turun 35,30% dan, outflows dari saham lebih dari Rp 61 triliun.
Fakta itu menempatkan Indonesia menjadi pasar keuangan terburuk di dunia. Wajar kalau mereka teriak SELL INDONESIA
Masih ada dua kemungkinan yang lebih buruk mengancam di depan;
Pertama, pasar modal Indonesia turun ke frontier market.
Kedua, sovereign rating turun ke speculative grade.
Silakan berargumen orang desa nggak ngerti rating, nggak faham indeks, nggak butuh dolar, mereka lah calon korban yang akan paling menderita.
Dua bom akan meledak. Bursa saham bukan yang paling parah. Perusahaan domestik yang prospektif tidak akan kehilangan harga. Berlian yang tercampak di tai sapi tetap akan diperebutkan.
Pertama, bom pertama adalah pasar SBN. Kalau tak ada lagi yang mau beli SBN, Indonesia pasti default! Risiko ikutannya butuh selusin celotehan.
Kedua, investasi langsung asing, foreign direct Investment. Mereka hengkang. Gelombang PHK dan pengangguran. Daya beli yang rontok. Kejahatan dan kerusuhan sosial.
Ketiga, akibatnya), pemerintah tak punya cukup duit. Seratus lebih menteri dan anggota DPR nggak bisa joget. Mau shut down gaya Amerika?
*) Ditulis oleh Hasan Zein Mahmud, ekonom dan investor ritel.
Kenangan Foke: Dari TIM, Betawi, hingga Usulan Pahlawan Nasional.
Apakah Spanyol masih menerapkan strategi serupa di final nanti, atau mungkin akan ada inovasi strategi dan pola permainan menyerang yang lebih menarik, kita tunggu dan nikmati bersama Hari Ahad sore di Amerika Utara dan Senin dini di Indonesia.
Pertandingan babak semi final nanti pasti akan lebih menarik, karena empat tim terbaik dunia akan bersaing keras untuk menjadi yang terbaik, saling memperebutkan satu Piala Dunia, yang dulu disebut Jules Rimet Trophy atau sekarang sedang di-branding nama baru dengan FIFA World Cup Trophy.