Penajam Bangun Jalan Waru–Bangun Mulyo dengan DBH Sawit
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan dana bagi hasil kelapa sawit sekitar Rp1,8 miliar untuk membangun Jalan Waru–Bangun Mulyo pada 2026.
INFRASTUKTUR.CO.ID, KUDUS:Pemerintah pusat mengelontorkan anggaran sebesar Rp2,9 miliar untuk jalan raya Kudus-Purwodadi, di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Jawa Tengah, Selasa (9 Juli 2024). Pelaksana Proyek Perbaikan Jalan yaitu CV Surya Duta Galuh Putra Agung memberikan dana rehabilitasi jalan tersebut memang bersumber dari APBN. Pembenahannya tersebar di dua titik, yakni di Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Tanjungkarang dengan panjang kurang lebih 200 meter, dan di jalan Kudus-Purwodadi di Desa Kalirejo sepanjang 350 meter. Pelaksana menjelaskan kondisi saat ini mengalami kerusakan dan banyak pengendara yang mengeluhkannya. Jalan Kudus-Purwodadi akan ditinggikan dengan pembetonan, sehingga saat musim hujan tidak mudah banjir. Selain mudah tergenang air, jalan setempat juga terdapat perbedaan tinggi dengan jalan lainnya, sehingga nantinya ditinggikan sekitar 35 sentimeter (cm). Untuk kelancaran arus lalu lintas, maka arus lalu lintas dilakukan sistem buka tutup dari arah Jati menuju Undaan maupun sebaliknya. Sumber: antaranews.com );
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan dana bagi hasil kelapa sawit sekitar Rp1,8 miliar untuk membangun Jalan Waru–Bangun Mulyo pada 2026.
Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan Rp37,30 triliun untuk preservasi dan pembangunan jalan serta jembatan pada 2027, menjadi porsi terbesar dari rencana anggaran kementerian sebesar Rp114,59 triliun.
Pemulihan pascagempa Flores mulai bergeser dari tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Jalan nasional kembali terhubung, tetapi puluhan ribu rumah, jembatan, fasilitas publik, air bersih, dan jaringan ekonomi masih harus dipulihkan dengan standar yang lebih tahan bencana.