Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, membangun Jalan Waru–Bangun Mulyo dengan memanfaatkan dana bagi hasil atau DBH kelapa sawit.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Penajam Paser Utara Petriandy Ponganton Pasulu mengatakan anggaran pembangunan jalan tersebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar. Paket pekerjaan telah memasuki tahap kontrak dan disiapkan untuk dilaksanakan tahun ini.
Penggunaan DBH sawit menjadi salah satu alternatif pembiayaan di tengah keterbatasan fiskal pemerintah kabupaten. Jalan tersebut diharapkan memperbaiki akses masyarakat sekaligus menunjang pergerakan hasil pertanian dan perkebunan.
Pemkab Penajam Paser Utara juga mengusulkan pembangunan tiga ruas jalan melalui aplikasi Sinergitas Transparansi Integrasi Akuntabel milik Kementerian Pekerjaan Umum. Ketiga ruas itu membutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar.
Ruas yang diusulkan meliputi Simpang Bere-bere–Tanjung Tengah–Saloloang, Simpang Sotek–Mariango, dan Gunung Intan–Gunung Makmur. Usulan telah lolos pemeriksaan administrasi dan memasuki tahap verifikasi Kementerian PU.
Dukungan pusat diharapkan diperoleh melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah. Pemerintah daerah belum mengumumkan panjang ruas, jenis konstruksi, target progres, dan masa pemeliharaan paket Jalan Waru–Bangun Mulyo.