Piala Dunia 2026, Negara yang Saya Kunjungi Lolos ke Babak Gugur
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Eropa terancam menghadapi krisis gas alam. Pipa dari Rusia nyaris mengering. Pipa Norwegia, negara dengan cadangan gas alam yang besar di Laut Utara itu mendekati kapasitas maksimal. LNG Qatar tertahan di Selat Hormuz.
INDOWORK.ID, JAKARTA: Eropa terancam menghadapi krisis gas alam. Pipa dari Rusia nyaris mengering. Pipa Norwegia, negara dengan cadangan gas alam yang besar di Laut Utara itu mendekati kapasitas maksimal. LNG Qatar tertahan di Selat Hormuz.
Amerika Serikat punya pasokan besar, siap ekspor ke Eropa. Tapi bukan Donald Trump kalau tidak menggunakan kesempatan menggencet orang yang sedang tergencet.
Sementara itu, Nigeria, ekonomi terbesar di Benua Afrika, mengumumkan akan menerima yuan - selama ini hanya USD - sebagai pembayaran ekspor minyaknya.
Donald Trump langsung bereaksi. Mengancam akan menghancurkan Nigeria dengan kekuatan militer.
Semula AS berharap kasus Muammar Khadafi di Libya akan terulang di Iran. Provokasi akan menggerakkan rakyat untuk menumbangkan pemerintah sendiri. Bahkan membunuh kepala negara sendiri.
Iran saat diserang AS-Israel memang sedang mengalami gelombang demonstrasi. Tapi Iran tidak menghadapi oposisi bersenjata seperti Libya. Kesewenang-wenangan AS - Israel justeru merekatkan kembali persatuan rakyat.
Perang yang dirancang Donald Trump sebagai cerita pendek menjelma menjadi cerita bersambung.
Kalau perang memperluas sasaran dari instalasi militer ke infrastruktur energi maka Jazirah Arab akan gelap. Dan dunia akan terjerembab ke dalam krisis ekonomi.
Saya berharap dan berdoa semoga negara negara Arab yang selama ini memfasilitasi pangkalan militer AS, membayar upeti, menjual hasil sumber daya alam dalam USD, menyadari bahwa AS tidak melindungi keamanan mereka. AS memperalat mereka.
Terbuka peluang perang berakhir lebih cepat. Bukan karena akan ada peluang secara bersama melawan agresi AS, tapi manaikkan biaya logistik perang AS. Memaksa AS untuk menarik diri seperti di Vietnam. Juga seperti di Afganistan.
Setidaknya mereka menepis pernyataan Menlu Rusia bahwa para pemimpin negara-negara Arab lebih takut sama Trump ketimbang sama Allah.
*) Ditulis oleh Hasan Zein Mahmud, Ekonom dan Investor di Pasar Modal.
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Kini Piala Dunia 2026 datang. Tiga negara yang dulu saya singgahi - Meksiko, Brasil, Argentina - kembali berlaga. Dan anehnya, setiap kali bendera mereka berkibar, yang muncul di kepala saya bukan data ekonomi, tapi rasa. Me
Mesir lebih aktif menyerang dari berbagai sisi, termasuk mengandalkan Mohammad Salah (Liverpool) di kanan dan Omar Marmoush (Manchester City) di sisi kiri. Gol yang diciptakan Mostafa Zico pada babak kedua, berasal dari gebrakan dari sayap kanan, bek kanan Mohammad Hany mengirim umpan lambung ke tengah, dan disambut sundulan kepala Zico.