Sebanyak 227.365 Sekolah Membutuhkan Sambungan dan Tambahan Daya Listrik
Sebanyak 227.365 satuan pendidikan di Indonesia membutuhkan sambungan baru atau penambahan daya listrik untuk mendukung program digitalisasi pembelajaran.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menyayangkan kejadian perusakan kamera pengawas (CCTV) yang terjadi dalam aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta, baru-baru ini. Aksi perusakan CCTV ini diduga dilakukan untuk menghindari adanya identifikasi massa.? Kepala Diskominfotik, Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin , menegaskan bahwa tindakan perusakan fasilitas publik tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.?
"Kami sangat menyanyangkan adanya perusakan CCTV yang merupakan fasilitas publik. Kami menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi rasa tanggung jawab," ujar Budi.?
Budi juga menambahkan bahwa CCTV memiliki peran penting dalam mendukung keamanan kota sekaligus penegakan hukum.? ?CCTV berperan krusial untuk memantau kondisi lapangan, terutama saat terjadi kejadian. Merusak fasilitas ini sama saja menghalangi upaya penegakan hukum serta berpotensi menimbulkan situasi yang tidak kondusif,? jelasnya.? Tindakan merusak fasilitas umum termasuk CCTV merupakan suatu tindak pidana sesuai dengan Pasal 406 dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam pasal ini disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja merusak, menghancurkan, atau membuat suatu barang tidak dapat dipakai, dapat dipidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau dikenai denda.? Sementara itu, pengamat sosial, Rissalwan Habdy Lubis menilai bahwa kejadian perusak CCTV ini perlu diungkap lebih lanjut mengenai siapa pelakunya.? "Jika dilakukan oleh massa, maka itu bisa dimaknai sebagai ekspresi kemarahan pada simbol pengawasan. Namun, jika dilakukan oleh oknum aparat, hal itu patut diduga sebagai upaya menutupi tindakan represif," ungkap Rissalwan.? Meski begitu, Rissalwan menegaskan bahwa masyarakat umum tetap menjadi pihak yang paling dirugikan dari kejadian ini.? ?Meskipun ada stigma CCTV sebagai 'mata penguasa', sejatinya CCTV adalah alat pembuktian terbaik atas kejadian di lapangan,? tambahnya.? Sebagai upaya pencegahan, Rissalwan mendorong pemerintah untuk memperbanyak penempatan CCTV di titik-titik keramaian dengan posisi yang saling mengawasi. Selain itu, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, ia juga menekankan terkait pentingnya ruang berekspresi yang terfasilitasi dengan baik.? ?Sebaiknya disediakan tempat khusus bagi publik untuk berekspresi, misalnya di kawasan yang luas milik negara seperti halaman DPR. Dengan demikian kebebasan dinyatakan tetap terjamin tanpa mengganggu aktivitas publik,? tutupnya.? Diskominfotik DKI Jakarta menyatakan akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melindungi kasus perusakan ini secara serius serta mengusut para pelaku agar dapat diproses sesuai hukum.
Sebanyak 227.365 satuan pendidikan di Indonesia membutuhkan sambungan baru atau penambahan daya listrik untuk mendukung program digitalisasi pembelajaran.
Diluncurkan 9 September 2026 di Hall Dewan Pers dalam Peringatan 20 Tahun Wafat Amir DaudJakarta, 14 Agustus 2026 – Lahyanto Network akan menerbitkan buku biografi AMIR DAUD: GURU BESAR JURNALISME INDONESIA pada 9 September 2026.
Anak ini luar biasa. Dilantik bulan Februari 2021 sebagai walikota Solo, ia tak perlu menyelesaikan tugasnya sebagai walikota. Langsung bisa menjadi wakil presiden. Bahkan dengan umur yang belum cukup sesuai konstitusi. Luar biasa hebatnya Mas kita ini. Siapa dulu bapaknya: Joko Widodo, yang saat itu menjadi presiden kita semua.