INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap bangun infrastruktur kelistrikan di berbagai daerah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Maluku Utara (Malut).
Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate, Gamal R Kambey mengatakan bahwa akan ada sekitar 28 titik pembangunan listrik di Malut. Banyak daerah di Malut belum teraliri listrik 1x24 jam.
?Di Malut telah mengusulkan sebanyak 28 titik pembangunan listrik dan menuggu persetujuan dari pusat,? katanya, pada Sabtu (7/8/2021).
Hingga saat ini, di Malut hanya Kota Ternate saja yang listriknya teraliri sangat memadai. Kawasan yang akan menerima sistem kelistrikan paling banyak ialah Kabupaten Halmahera Selatan. Di sana banyak pulau-pulai yang belum menikmati listrik yang memadai.
Pembangunan ini akan mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat di Malut, terkhusus di wilayah 3T.
);
Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate, Gamal R Kambey mengatakan bahwa akan ada sekitar 28 titik pembangunan listrik di Malut. Banyak daerah di Malut belum teraliri listrik 1x24 jam.
?Di Malut telah mengusulkan sebanyak 28 titik pembangunan listrik dan menuggu persetujuan dari pusat,? katanya, pada Sabtu (7/8/2021).
Hingga saat ini, di Malut hanya Kota Ternate saja yang listriknya teraliri sangat memadai. Kawasan yang akan menerima sistem kelistrikan paling banyak ialah Kabupaten Halmahera Selatan. Di sana banyak pulau-pulai yang belum menikmati listrik yang memadai.
Pembangunan ini akan mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat di Malut, terkhusus di wilayah 3T.
);