INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Inalum (PT Indonesia Asahan Aluminium) merupakan salah satu produsen aluminium paduan terkemuka di Indonesia. Dalam memproduksi alloy, Inalum harus memenuhi spesifikasi yang diinginkan pelanggan dan menjalankan aktivitas R&D secara terus menerus untuk memenuhi pangsa pasar sektor otomotif.
Dalam hal ini, kewajiban TKDN yang telah diterapkan pemerintah selama ini telah membantu Inalum memperoleh pasar. Meski demikian, tanpa kualitas serta jaminan pasokan yang konsisten dari Inalum, mustahil pabrikan otomotif maupun produsen komponen menggunakan produk perusahaan tersebut.
Namun, penguatan dan kemajuan Inalum sangat diharapkan bagi pengembangan industri otomotif nasional. Saat ini, kemampuan produksi Inalum yang telah mencapai 250.000 ton per tahun belum mampu menutup kebutuhan bahan paduan aluminium di dalam negeri.
Di dalam negeri, produksi aluminium jumlahnya bisa mencapai lima kali lipat produksi eksisting. Oleh karena itu, Inalum perlu meningkatkan kemampuan produksinya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan juga pasar global.
Kewajiban TKDN Membantu Inalum Memperoleh Pasar
Dalam hal ini, kewajiban TKDN yang telah diterapkan pemerintah selama ini telah membantu Inalum memperoleh pasar. Meski demikian, tanpa kualitas serta jaminan pasokan yang konsisten dari Inalum, mustahil pabrikan otomotif maupun produsen komponen menggunakan produk perusahaan tersebut.
Namun, penguatan dan kemajuan Inalum sangat diharapkan bagi pengembangan industri otomotif nasional. Saat ini, kemampuan produksi Inalum yang telah mencapai 250.000 ton per tahun belum mampu menutup kebutuhan bahan paduan aluminium di dalam negeri.
Di dalam negeri, produksi aluminium jumlahnya bisa mencapai lima kali lipat produksi eksisting. Oleh karena itu, Inalum perlu meningkatkan kemampuan produksinya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan juga pasar global.