• Sun, Oct 2026

KAI Minta INKA Tuntaskan Kendala Teknis Tujuh Rangkaian KRL

KAI Minta INKA Tuntaskan Kendala Teknis Tujuh Rangkaian KRL

PT Kereta Api Indonesia meminta INKA menuntaskan kendala teknis pada tujuh rangkaian KRL iE305/CLI-225. Evaluasi dilakukan setelah masih ditemukan catatan ketika armada kembali melayani Bogor Line.

IMFRASTRUKTUR.CO.IF, JAKARTA — Ketujuh trainset telah menjalani pemeriksaan dan perawatan secara bertahap. Rangkaian terakhir menyelesaikan program tersebut pada 5 Oktober 2026, kemudian seluruh armada kembali beroperasi sehari setelahnya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan setiap gangguan harus ditelusuri sampai penyebab utamanya ditemukan. “Kami membutuhkan tindak lanjut yang cepat dan tuntas,” kata Bobby dalam keterangan resmi perusahaan.

KAI meminta seluruh langkah korektif disusun berdasarkan pemeriksaan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. Hasil perbaikan juga harus terbukti melalui performa rangkaian dalam pelayanan harian.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengakui masih ada beberapa temuan setelah armada kembali berdinas. Setiap catatan telah disampaikan kepada INKA untuk diperbaiki dan diuji dalam operasi.

Persoalan tersebut penting karena volume perjalanan Commuter Line Jabodetabek terus meningkat. Sepanjang Januari–September 2026, layanan ini mengangkut 270.891.261 pelanggan atau naik 6,02 persen secara tahunan.

Pada periode sama 2025, jumlah pengguna tercatat 255.520.949 orang. Gangguan satu rangkaian pada jam sibuk dapat memengaruhi perjalanan kereta lain dan aktivitas ekonomi penumpang.

KAI belum menjelaskan jenis kerusakan, jumlah perjalanan terganggu, biaya perbaikan, serta pembagian tanggung jawab dengan INKA. Keterbukaan data tersebut diperlukan untuk mengukur mutu produk nasional dan efektivitas pemeliharaan.

Informasi bersumber dari keterangan resmi KAI yang dipublikasikan ANTARA pada 16 Oktober 2026⁠. Evaluasi masih berlangsung sehingga penyelesaian teknis belum dapat dinyatakan final.