• Tue, Mar 2026

Dari ngabuburit jadi ngeburuduit

Dari ngabuburit jadi ngeburuduit

Seorang teman berkata “semakin dewasa, dulu kita ngabuburit, sekarang ngeburuduit”. Bagi saya kalimat itu cukup dalam. Bukan becandaan semata. Saya adalah generasi milenial (Gen Y, kelompok yang lahir antara tahun 1981-1996). Rerata angkatan ini adalah orang tua muda yang sedang berjuang menjadi kelas menengah. 

PR-nya banyak. Mulai dari uang pendidikan anak, biaya rumah tangga, cicilan rumah, BPJS, transportasi, entertain, dll. Saat ramadhan dan lebaran, kebutuhan semakin meningkat. Agwnda mudik dan silaturahim butuh uang. Sampai banyak teman yang melakukan poliworking buat ngambi. Mereka bukan kurang bersyukur,  tapi kebutuhan adalah fakta. Saya kira tidak ada yang mau mengorbankan waktu demi keluarga jika tidak ada kebutuhan mendesak.

Kembali ke perkataan teman saya tadi, buat saya pribadi, sudah seharusnya saya mengurangi waktu main dan memperbanyak waktu “nyambi” yang menghasilkan uang. Sudah bukan waktunya lagi untuk santai.

Saya teringat kata Friedrich Nietzsche, “He who has a why to live can bear almost any how.” artinya siapa yang punya alasan kuat untuk hidup, akan mampu menanggung hampir semua cara menjalaninya. So, do the best for the great!