Piala Dunia 2026, Negara yang Saya Kunjungi Lolos ke Babak Gugur
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Dewan Pembina Permata MHT, H. Fauzi Bowo, menegaskan pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital. Pesan tersebut, disampaikan langsung saat dirinya menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) Permata MHT yang digelar di Grand Cempaka Hotel, Puncak Bogor pada Jumat (21/11/2025).
Dalam sambutannya, Fauzi Bowo yang akrab disapa Bang Fauzi ini menegaskan bahwa teknologi bukan sebuah pilihan, melainkan keharusan yang harus disikapi dengan bijak. Ia mengajak warga dan pengurus Permata MHT untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi tanpa terjebak dampak negatifnya.
“Kita tidak boleh cuek terhadap kemajuan teknologi. Mau tidak mau harus kita hadapi. Yang penting kita jangan menjadi korban dari kemajuan teknologi tersebut, manfaatkan sebaik mungkin, karena apapun yang kita cari sekarang ini bisa kita dapatkan dari yang namanya HandPhone,” ujar Fauzi.
Ia juga mengingatkan bahwa di balik kemudahan teknologi, terdapat potensi mudharat, khususnya untuk anak-anak. Fauzi menghimbau para orang tua dan anggota organisasi untuk selalu waspada kepada anak-anak jika terlihat mulai menyendiri dan menghabiskan waktu dengan gawai.
Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai Permata MHT sebagai organisasi yang konsisten menjaga nilai kebetawian. Ia menilai bahwa konsistensi tersebut perlu diwariskan kepada generasi penerus yang akan membawa Permata MHT menghadapi tantangan baru.
Terkait dinamika politik, Fauzi menegaskan bahwa perubahan merupakan hal yang wajar. Namun, ia menekankan bahwa kekuatan organisasi tidak ditentukan oleh salah satu figus.
“Permata MHT tidak membutuhkan superman. Yang kita butuhkan adalah kekompakan para pengurus. Permata MHT harus menjadi jaringan yang kuat bagi orang Betawi, dan harus bisa mengambil keputusan bersama pemerintah, sebagai mitra yang mewakili warga Betawi,” ujarnya.
Melalui Musyawarah Besar yang digelar, Fauzi berharap dapat melahirkan pemimpin yang solid serta keputusan strategis bagi keberlanjutan organisasi dan kontribusi terhadap masyarakat Betawi.
Selain hadir sebagai Dewan Pembina Permata MHT, Fauzi juga menerima secara simbolis dummy buku sejarah perjalanan Permata MHT selama 50 tahun yang masih dalam proses penyelesaian.
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Kini Piala Dunia 2026 datang. Tiga negara yang dulu saya singgahi - Meksiko, Brasil, Argentina - kembali berlaga. Dan anehnya, setiap kali bendera mereka berkibar, yang muncul di kepala saya bukan data ekonomi, tapi rasa. Me
Mesir lebih aktif menyerang dari berbagai sisi, termasuk mengandalkan Mohammad Salah (Liverpool) di kanan dan Omar Marmoush (Manchester City) di sisi kiri. Gol yang diciptakan Mostafa Zico pada babak kedua, berasal dari gebrakan dari sayap kanan, bek kanan Mohammad Hany mengirim umpan lambung ke tengah, dan disambut sundulan kepala Zico.