• Tue, Sep 2026

PLTU Jeneponto 125 MW Kembali Masuk Sistem Sulbagsel

PLTU Jeneponto 125 MW Kembali Masuk Sistem Sulbagsel

Satu unit PLTU Jeneponto berkapasitas 125 megawatt kembali beroperasi, tetapi pasokan listrik di Sulawesi bagian selatan belum sepenuhnya normal karena sejumlah pembangkit masih mengalami penurunan daya mampu.

PT PLN menyatakan satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap Jeneponto berkapasitas 125 megawatt telah kembali beroperasi dan memasok listrik ke sistem Sulawesi bagian selatan atau Sulbagsel.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN UID Sulselrabar Niki Rendra Adisetiawan mengatakan masuknya pembangkit tersebut telah mengurangi jumlah beban listrik yang terdampak.

Namun, sejumlah pembangkit lain masih belum beroperasi optimal. PLN karena itu masih mengatur keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik berdasarkan kondisi sistem secara waktu nyata.

Pengaturan beban secara bertahap masih dapat diberlakukan selama daya mampu pasok belum sepenuhnya pulih. Informasi mengenai jadwal dan wilayah terdampak disampaikan melalui PLN Mobile dan kanal resmi unit layanan pelanggan.

Pemadaman bergilir selama sekitar sepekan sebelumnya berdampak terhadap kegiatan masyarakat serta operasional hotel, restoran, dan kafe. Pelaku usaha harus menanggung tambahan biaya apabila menggunakan pembangkit listrik cadangan.

PLN belum mengumumkan kapasitas total pembangkit yang masih terganggu, kebutuhan biaya pemulihan, maupun target waktu normalisasi sistem. Perusahaan menyatakan petugas terus mempercepat pemulihan dan mengoptimalkan seluruh pembangkit yang tersedia.