Bukan Soal Destry Damayanti, Tapi Soal Institusi
Jadi, apakah Destry orang yang tepat? Ia punya pengalaman. Ia punya rekam jejak. Itu modal penting. Tapi di 2026, kita butuh lebih dari CV.
Tahun Baru Hijriyah = transformasi. Sudah kepikiran mau hijrah bisnis kamu ke arah mana di 1447 H ini?
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Banyak pebisnis fokus ke 1 Januari untuk bikin resolusi. Padahal, 1 Muharram menyimpan potensi besar yang belum banyak digarap. Kalau Tahun Baru Masehi identik dengan diskon besar-besaran, Tahun Baru Hijriyah bisa jadi momentum yang lebih dalam: rebranding nilai.
Kenapa 1 Muharram Relevan untuk Bisnis?Target pasarnya jelas: Indonesia punya 237 juta Muslim. Itu market terbesar untuk produk halal, modest fashion, keuangan syariah, sampai F&B. 1 Muharram adalah momen mereka refleksi spiritual.
Minim noise: Beda sama 1 Januari atau Harbolnas, kompetitor belum banyak yang "perang promo" di 1 Muharram. Artinya, campaign lebih gampang standout.
Esensinya kuat: Muharram = bulan hijrah. Narasinya bukan diskon, tapi transformasi. Cocok banget buat launching produk baru, pivot bisnis, atau repositioning brand.
Ide Strategi Bisnis di Momen 1 Muharram
- Campaign "Hijrah Bisnis"
Bukan sekadar jualan. Ajak customer ikut upgrade.
Contoh:
Coffee shop: "Hijrah Pagi Produktif" → bundling kopi + planner 1447 H-
Produk Limited Edition Makna
Orang suka koleksi barang dengan story. Rilis produk khusus Muharram: kalender hijriyah aesthetic, planner tahun baru Islam, hampers kurma premium, atau gamis dengan palet warna earth tone yang melambangkan awal baru.
- CSR yang Nyambung Spirit Hijrah
Muharram identik dengan santunan anak yatim, terutama 10 Muharram. Brand bisa bikin program "Sedekah Awal Tahun". Contoh: 2.5% profit untuk wakaf produktif. Ini naikin trust dan sejalan dengan value audiens.
- Konten Soft Selling via Storytelling
Ganti hard selling dengan cerita hijrah. UMKM bisa share: "Awalnya jualan riba, hijrah ke bisnis halal tahun 1445 H, sekarang omzet naik 3x". Relate, inspiratif, dan nggak kerasa jualan.
3. Yang Harus Dihindari- Jebakan Diskon Tanpa Makna: Kalau cuma tempel "Promo 1 Muharram Disc 70%" tanpa konteks hijrah, auranya jadi sama kayak Harbolnas. Sayang momennya.
- Konten FOMO Lebay: Muharram itu sakral. Hindari gimmick "Beli sekarang atau nyesel seumur hidup". Ganti jadi "Awali 1447 H dengan langkah berkah".- Lupa Segmentasi: Nggak semua Muslim langsung tergerak. Targetkan ke segmen yang udah melek value: hijabers, keluarga muda, komunitas kajian, profesional syariah.
Hijrah Itu StrategiBisnis yang tumbuh bukan yang paling kencang diskon, tapi yang paling ngerti momentum. 1 Muharram ngasih kamu panggung untuk ngomong: "Brand ini peduli sama perjalanan spiritual kamu". Tahun Baru Masehi = resolusi.
Tahun Baru Hijriyah = transformasi.
Udah kepikiran mau hijrah bisnis kamu ke arah mana di 1447 H ini?
Jadi, apakah Destry orang yang tepat? Ia punya pengalaman. Ia punya rekam jejak. Itu modal penting. Tapi di 2026, kita butuh lebih dari CV.
Ketua SC MM FEB UI Azanda Fahzel Alfarisy menegaskan Artificial Intelligence bukan pengganti manusia. AI justru dapat menjadi alat untuk memperkuat kreativitas, produktivitas, dan inovasi apabila digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.
Pembina SC MM FEB UI Rofikoh Rokhim menilai pelatihan Artificial Intelligence menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Literasi AI dinilai penting untuk memperkuat daya saing, mendukung SDGs, dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.