Piala Dunia 2026, Negara yang Saya Kunjungi Lolos ke Babak Gugur
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Perjalanan ke empat negara Asia peserta Piala Dunia 2026 yang pernah saya singgahi punya kesan tersendiri dan ada ikatan emosional. Keempat negara tersebut adalah Korea Selatan, Jepang, Saudi Arabia, dan Qatar.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Perjalanan ke empat negara peserta Piala Dunia 2026 yang pernah saya singgahi punya kesan tersendiri dan ada ikatan emosional. Keempat negara tersebut adalah Korea Selatan, Jepang, Saudi Arabia dan Qatar. Jepang dan Korea saya harapkan masuk delapan besar pesta dunia ini.
Pioneer Korea Wave 2011
Saya ke Korsel pada tahun 2011, pas Hallyu mulai global. Udah ngerasain Seoul sebelum jadi se-famous sekarang. Ciri negara gingseng ketika itu adalah saya menjadi saksi awal K-Budaya. Jadi kalo liat Son Heung-min, saya nggak cuma liat pemain bola, tapi liat "negara yang pernah gue jalanin pas lagi naik daun".
Jepang Era 90-an Collector
Pada 1992 transit saat mau ke AS, meliput acara Tokyo Motor Show pada 1995 dan pada 2017 kembali mampir sebelum ke Hawaii pada Januari 2017. Tiga kali ke Jepang di era keemasannya. Saya melihat Jepang dari "Showa ke Heisei". Dari motor show 1995 sampe Samurai Biru 2026. Rasanya kayak ngikutin evolusi Jepang: presisi, disiplin, konsisten3.
Saksi Doha Before World Cup 2014.
Saya juga mengunjungi Qatar 2014, 8 tahun sebelum mereka jadi tuan rumah PD 2022. Saya sudah ngerasain vibe Doha pas masih "calon tuan rumah". Jadi nonton PD 2026 rasanya kayak "wah gue udah pernah ke sana sebelum stadionnya mendunia"
Tanah Suci 3x Journey
Pada 1996 saya menunaikan ibadah Haji dan dua kali Umrah pada 2007 dan 2018. Total sudah tiga kali menginjak Mekkah-Madinah. Ini jelas sudah mencapai level memiliki ikatan batin. Saudi buat saya bukan "negara bola", tapi "rumah spiritual". Makanya The Green Falcons main = kamu dukung pake doa, bukan cuma yel-yel.
Time Traveler Football Fan
Dari 1992 ke 2018 selama 26 tahun jejak saya sudah keliling 4 negara + 4 dekade berbeda. Makanya Piala Dunia 2026 jadi spesial: setiap peluit bunyi, saya flashback ke memori masing-masing negara.
Umur boleh nambah, tapi paspor dan kenangan makin kaya.
Ternyata hidup saya seperti grup Piala Dunia. Setiap negara meninggalkan satu babak kenangan. Dan ketika mereka lolos ke babak gugur, kenangan itu ikut lolos juga.
Kini Piala Dunia 2026 datang. Tiga negara yang dulu saya singgahi - Meksiko, Brasil, Argentina - kembali berlaga. Dan anehnya, setiap kali bendera mereka berkibar, yang muncul di kepala saya bukan data ekonomi, tapi rasa. Me
Mesir lebih aktif menyerang dari berbagai sisi, termasuk mengandalkan Mohammad Salah (Liverpool) di kanan dan Omar Marmoush (Manchester City) di sisi kiri. Gol yang diciptakan Mostafa Zico pada babak kedua, berasal dari gebrakan dari sayap kanan, bek kanan Mohammad Hany mengirim umpan lambung ke tengah, dan disambut sundulan kepala Zico.